Sergai, PONTAS.ID – Kawasan jalan Tol wilayah Sergai kembali merenggut korban jiwa. Pasalnya, kejadian yang menimpa mobil Toyota Avanza dengan nopol B 1065 NKW terguling ke kiri jalan Tol Tebing Tinggi – Medan jalur B, Km 68,800 pada, Sabtu (30/10/2021) ini, terpaksa harus memakan korban jiwa serta korban luka.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Agung Basuni di Seirampah petang tadi. “Benar kejadiannya sore tadi. Tetapi kami terkendala dengan identitas para korban, karena tak membawa tanda pengenal,” ungkap Agung.
Kata Agung, sementara ini diketahui korban yaitu tiga putri dan tiga putra siswa dari SMK Nusantara Medan. Sedangkan sopir dan satu orang pria lagi tidak ditemukan tanda pengenalnya.
“Ironisnya, akibat syok atau trauma para korban sulit dimintai keterangannya,” ujar Agung.
Akibat kejadian ini, sambungnya, satu orang siswi atas nama PSS (15) pelajar yang bertempat tinggal di Tanah Jawa Kabupaten Simalungun Mengalami luka dan meninggal di TKP.
“Jenazah dibawa ke RSU Trianda Perbaungan,” lanjut Kasat Lantas, Agung.
Sedangkan sopir bernama Kurniawan, kata Agung, dikonfirmasi seorang guru dengan alamat Huta V Wonorejo Kecamatan Pem Bandar Kabupaten Simalungun mengalami luka lebam pada kepala, patah kaki kiri, leher patah.
“Namun meninggal dunia dalam perawatan medis di RSUD Sultan Sulaiman, Firdaus – Seirampah,” terang Agung.
Sebelumnya, diketahui mobil Avanza dengan nomol B 1065 NKW yang melintas dari arah jalan Tol Tebingtinggi menuju Medan diduga mengalami pecah ban dan oleng ke kiri dengan kecepatan tinggi hingga menabrak Guard Drill.
“Mobil sempat terguling ke bawah jalan dan rusak berat. Saat ini mobil sudah di bawa ke Satlantas Polres Sergai,” tutup Agung.
Sementara itu, adapun data siswa dan siswi yang mengalami luka berat, diantaranya;
1. Sufi Sri Rama (22) profesi Guru, dengan alamat Jln. Karya Bersama no.108 Medan Selayang mengalami luka pada kaki.
2. PN (17) seorang pelajar, warga Seribu Dolok Kabupaten Simalungun mengalami luka pada bahu dan kepala.
3. PL (17) seorang pelajar, warga Seribu Dolok Kabupaten Simalungun mengalami luka pada bahu dan kepala.
4. PSS (15) seorang pelajar, warga Tanah Jawa Kabupaten Simalungun mengalami luka dan meninggal di TKP.
5.TE (17) seorang pelajar, warga Petapahan Jaya Kabupaten Simalungun mengalami luka pada dada dan bahu.
6. AAB (17) seorang pelajar, warga Kecamatan Brastagi Kabupaten Tanah Karo Provinsi Sumut mengalami luka lecet pada kening dan bahu terasa sakit.
7. DP (17) seorang pelajar, warga Huta I Kabupaten Simalungun – Sumut mengalami luka lebam pada wajah dan bahu terasa sakit.
Penulis: Andy Ebiet
Editor: Ahmad Rahmansyah




















