Korupsi Dana Hibah Pilkada Banjar, Polisi Lanjutkan Pemanggilan Saksi

Kabupaten Banjar, PONTAS.ID – Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Banjar, IPTU Fransiskus Manaan membenarkan telah melakukan pemanggilan sejumlah orang terkait dugaan korupsi pengelolaan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020 di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) setempat.
“Hari ini yang dipanggil untuk diperiksa Kepala Sekretariat Bawaslu Banjar berinisial KH. Sehari sebelumnya kami juga sudah memeriksa Ketua Bawaslu Banjar berinisial FT,” beber IPTU Fransiskus Manaan di ruang kerjanya, Jumat (15/9/2021).
Ditegaskan dia, kasus ini terungkap hasil dari temuan anggota yang bertugas di lapangan. “Tidak ada laporan dari siapa pun, melainkan murni temuan di lapangan,” tegasnya.
Namun, diakui dia penyelidikan berawal dari laporan bendahara Bawaslu Banjar berinisial SF ke Polres Banjarbaru bahwa telah terjadi perampokan dengan kerugian lebih dari Rp700 juta.
“Setelah laporan diterima dan dilakukan penyelidikan tidak ditemukan indikasi adanya perampokan tersebut,” terang dia.
Polres Banjar melalui unit tindak pidana korupsi (Tipikor) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) kemudian melakukan penyelidikan pengelolaan dana hibah pelaksanaan Pilkada tahun 2020 di Bawaslu Banjar hingga ditemukan kecurigaan adanya dugaan korupsi.
“Sementara ini yang kami curigai Rp. 1,2 miliar,” jelas dia.
Sementara itu, sebelumnya Ketua Bawaslu Banjar, FT usai menjalani pemeriksaan menolak berkomentar saat coba diwawancara oleh wartawan.
“Nanti saja, atau langsung minta komentar ke pihak Polres Banjar,” tolak dia dan langsung masuk ke mobil meninggalkan wartawan yang berusaha untuk melakukan wawancara, Kamis (14/9/2021) sore.
Penulis: Mohammad Apriyani
Editor: Fajar Virgyawan Cahya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here