Wujudkan Herd Immunity, Pemkot Jaksel Gencarkan Vaksinasi

Jakarta, PONTAS.ID – Plt Wali Kota Adminsitrasi Jakarta Selatan Isnawa Adji, meninjau sejumlah lokasi vaksinasi di Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Pada kamis (22/7/2021)

Dalam tinjauannya, Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) menjadi lokasi pertama. Mayoritas peserta vaksin adalah siswa SMPN 131 Jakarta.

Isnawa menuturkan, kegiatan di BP2TL sudah diadakan sejak dua hari lalu. Pihaknya memprediksi sebanyak 200 siswa akan di vaksin. Namun ternyata melebihi apa yang telah diperkirakan.

“Memang animonya luar biasa, tadinya prediksi kami 200 orang setiap harinya. Sekarang malah bisa sampai 400 orang,” ujarnya didampingi Kepala BPPT Capt. Heru Susanto.

Menurut Isnawa, vaksinasi perlu dilakukan sebagai upaya percepatan program pemerintah, guna tercapainya herd immunity. Oleh karenanya, semua pihak dilibatkan untuk menciptakan 7,5 juta warga Jakarta sudah tervaksin.

“Dengan target 1.000 orang perhari, BP2TL membantu sekali. InsyaAllah kasus COVID-19 melandai atau menurun. Setelah adanya PPKM kasus menurun signifikan termasuk di Jakarta dan menurunnya angka keterisian rumah sakit,” ungkapnya

Kemudian lokasi kedua, di SDI Al Bayyinah, yang melakukan kegiatan vaksinasi di lingkungan sekolah. Seluruh staf dan guru dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Ratusan murid yang sudah menginjak usia 12 tahun menjadi target vaksin.

Selanjutnya lokasi ketiga, peninjauan terakhir di Sekolah Cita Buana, kawasan Ragunan. Kepala Sekolah Cita Buana Jagakarsa Dewi Diana Lukitasari menuturkan, vaksinasi digelar sejak 19 Juli lalu. Dirinya menjelaskan target di awal 3041 siswa. Tetapi dari hasil data yang masuk ke google form sekitar 1208 siswa.

“Kami per harinya mampu memvaksin 300 hingga 400 siswa. Alhamdulilah dalam dua hari kemarin tertib dan berjalan lancar. Protokol kesehatan kami jalankan sangat ketat, contohnya seluruh guru dan staf non nakes kami antigen setiap hari. Tentunya nakes dan dokter melakukan hal yang sama. Memang yang masuk ke dalam sekolah harus steril,” tandasnya.

 

Penulis : Yos Casa Nova F

Editor: Rahmat Mauliady

Previous articlePerangi Corona, Walkot Jakut Kebut Vaksinasi Massal
Next articleFokus Efek Jera Pelanggar Prokes, DPRD DKI Kebut Bahas Perda Covid-19