Emas Antam Lebih Mahal Rp 9 Ribu, Nih!

Jakarta, PONTAS.ID – Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (9/4/2021).

Dikutip pontas.id dari laman logammulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 931.000. Harga tersebut lebih mahal Rp 9.000 dari harga Kamis (8/4/2021) kemarin, yakni Rp 922.000 per gram.

Sementara, harga pembelian kembali emas atau buyback naik lebih besar mencapai Rp 11.000 menjadi Rp 821.000 per gram. Harga buyback ini berarti, jika Anda ingin menjual emas, maka Antam akan membelinya dengan harga tersebut.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Antam juga menyediakan emas dalam bentuk lain, seperti koin dinar, dirham maupun emas koleksi lainnya.

Berikut daftar harga emas Antam untuk pecahan lainnya pada perdagangan hari ini:

  • Emas pecahan 0,5 gram Rp 515.500
  • Emas pecahan 1 gram Rp 931.000
  • Emas pecahan 2 gram Rp 1.802.000
  • Emas pecahan 3 gram Rp 2.678.000
  • Emas pecahan 5 gram Rp 4.430.000
  • Emas pecahan 10 gram Rp 8.805.000
  • Emas pecahan 25 gram Rp 21.887.000
  • Emas pecahan 50 gram Rp 43.695.000
  • Emas pecahan 100 gram Rp 87.312.000
  • Emas pecahan 250 gram Rp 218.015.000
  • Emas pecahan 500 gram Rp 435.820.000
  • Emas pecahan 1.000 gram Rp 871.600.000.

Sebagai informasi, harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulogadung, Jakarta. Sementara di gerai penjualan emas Antam lain bisa berbeda.

Antam menegaskan jika emas batangan ANTAM LM terjamin keaslian dan kemurniannya dengan sertifikat LBMA (London Bullion Market Association).

Dan, sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017 pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9%. Jika ingin mendapatkan potongan pajak lebih rendah, yaitu sebesar 0,45 persen, sertakan nomor NPWP setiap kali transaksi. Setiap pembelian emas batangan akan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Penulis: Stevanny

Editor: Riana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here