Wabup Trenggalek Lantik Pengurus Himpaudi

Wabup Trenggalek Syah M Natanegara memberikan sambutan saat pelantikan pengurus Himpaudi masa bhakti tahun 2020-2024 di Hall Gajah Mada Hotel Hayam Wuruk, Kabupaten Trenggalek, Rabu (7/4/2021).

Trenggalek, PONTAS.ID – Wakil Bupati (Wabup) Trenggalek Syah M. Natanegara melantik 14 anggota pengurus Cabang Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) masa bhakti tahun 2020-2024.

Pelantikan tersebut juga dihadiri istri wabup Trenggalek Fatikhatur Rahmah, bersama Ketua pengurus wilayah Himpaudi Jatim Imam Mahmud dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) memakai masker dan jaga jarak aman.

Wabup Trenggalek Syah M. Natanegara menyampaikan, bahwa peran Himpaudi ini sangat penting dalam membentuk karakter seorang anak.

“Kita sampaikan kepada pengurus Himpaudi yang baru dilantik, agar dapat menjalankan tugas-tugasnya. Peran dari guru pembimbing Paud itu sangat penting dalam menyiapkan masa depan generasi sejak dini,” katanya kepada pontas.id di Hall Gajah Mada Hotel Hayam Wuruk, Kabupaten Trenggalek, Rabu (7/4/2021).

Menurutnya, meskipun yang diterima sistem honor gaji guru Paud tidak sebanding, namun diharapkan para guru dapat bisa lebih menambah tingkat kesabaran dalam mendidik muridnya usia dini.

Diungkapkannya, guru Paud memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Mengingat sekarang sudah memasuki zaman digitalisasi yang serba teknologi, dan masa pandemi menganggapnya hal yang biasa.

“Jadi, terlebih sampai sekarang masih belum juga diberlakukan sekolah bertatap muka. Pastinya, dari perilaku anak sekeliling kita sudah banyak mengalami perubahan,” ungkapnya.

Ia berpesan, agar para guru selalu mencintai anak didiknya sepenuh hati. Bukan hanya mengajar secara profesional tetapi membangun hubungan batin antara guru dengan anak didik.

“Berikanlah cinta yang tulus untuk anak didik, seperti ibu-ibu mencintai anak sendiri. Selalu menyebut murid dalam setiap doa agar menjadi amalan jariyah, nanti pasti kita akan mendapat imbalannya dari Allah,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus wilayah Himpaudi Jawa Timur, Imam Mahmud mengatakan, pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek memberikan perhatian kepada guru Paud.

“Kami ucapkan terimakasih atas perhatian dari Pemkab Trenggalek dengan memberikan perhatikan maupun kesejahteraan guru PAUD ini,” ujarnya.

Meskipun belum maksimal, Ia menjelaskan, Pemkab Trenggalek telah berupaya memberikan yang terbaik terhadap pendidikan anak di usia dini. Seperti halnya, memberikan kartu penyangga ekonomi saat pandemi. Untuk anak Paud tidak masuk sekolah, hingga banyak wali murid tidak membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).

“Dari Pemkab Trenggalek untuk mencoba menguatkan guru dengan memberikan kartu penyangga. Maka, hal inilah satu-satunya yang melakukan kebijakan tersebut,” jelasnya.

Ditempat yang sama, ketua Himpaudi Kabupaten Trenggalek, Elly Armayanti Arman menambahkan pelaksanaan dilantiknya anggota pengurus Himpaudi dibatasi, sebagian online dan ada yang mengikuti sistem daring.

“Jadi ada 42 anggota pengurus Himpaudi yang hadir untuk dilantik. Sedangkan, totalnya ada sebanyak 150 anggota pengurus terlantik melalui sistem daring, mengingat masih situasi pandemi,” tukasnya.(*)

Penulis : Ag/Saelan.
Editor   : Fauzi/Agus DC.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here