Tantangan Media Era Disrupsi Digital, Begini Kata Ketua Umum SMSI

Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus

Jakarta, PONTAS.ID – Disrupsi digital memunculkan tantangan bagi media. Mulai dari mencari model media, meningkatkan kepercayaan pembaca, membangun iklim bisnis, bersaing dengan media sosial hingga menarik minat netizen untuk segmentasi hiburan.

Hal ini disampaikan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus saat menjadi pembicara dalam seminar online yang digelar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Medan Area, dengan tajuk “Semiloka Rekontruksi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” Selasa (2/3/2021).

“Contoh, audiens tidak hanya hanya sebagai penerima berita, tapi juga pemasok berita,” kata Firdaus melalui keterangan tertulisnya yang diterima PONTAS.id, sore tadi.

Teori gatekeeping, yakni, berita diseleksi dan ditentukan tim redaksi sebelum ditayangkan, tidak berlaku lagi dalam media digital. “Media digital dan media sosial memungkinkan audiens untuk berpartisipasi dalam dialog, berinteraksi langsung dengan bisnis, institusi, dan pembuat berita,” papar Firdaus.

Ditambahkan Firdaus, dalam menulis judul di media digital saat ini ditentukan oleh mesin pencari sehingga memunculkan berita dengan judul berita yang dibuat untuk menggoda pembaca yaitu menggunakan bahasa yang provokatif dan menarik perhatian.

Lebih jauh diterangkan Firdaus, di era digital, jurnalis menggunakan media sosial sebagai alat pengumpul informasi, memeriksa berita media lain, mendapatkan berita terkini, mewawancarai narasumber, memvalidasi informasi, dan menyebarkan pemberitaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Trending topics media sosial dapat memiliki pengaruh signifikan dalam memproduksi informasi yang mempengaruhi agenda publik. Media menggunakannya, agar tidak tertinggal informasi yang sedang diperbincangan para nitizen,” kata Firdaus.

Turut hadir juga sebagai narasumber, Ketua SMSI Sumut, Hermansyah, Wakil Penanggung Jawab Harian Waspada, Sofyan Harahap, Manager Komunikasi PT. PLN Persero, UIW Sumatera Utara, Jimmi A.A., Ketua IJTI Sumut dan Praktisi Jurnalis Televisi, Syaiful Anwar Lubis, Dewan Redaksi Kaldera.id/Dosen UINSU, Fakhrur Rozi.

Kemudian, Manager Kadiv & Public Relation Regional, Aldi Wilman, Ketua BPC Perhumasan Medan, Saurma MGP Siahaan, Youtuber Chandi Mohammad, Alumni Influencer Conten Creator, Penyanyi, Tulangtio dan moderator Dedy Sahputra.

Penulis: Ahmad Rahmansyah
Editor: Rahmat Mauliady

Previous articleIbu dan Bayinya Masuk Penjara karena UU ITE, MPR: Bukti Harus Direvisi Total
Next articleGus Muhdlor Minta ASN Sidoarjo Hargai Waktu