Kerap Berjibaku Padamkan Api, Ini Harapan Kadis Damkar Tanjungpinang

Tanjungpinang, PONTAS.ID – Semangat dan kesigapan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Tanjungpinang patut diapresiasi. Sebab, selain, respon cepat menangani kebakaran lahan atas laporan dari warga, kerap petugas damkar nyaris menjadi korban.

“Contohnya, tim damkar berjibaku memadamkan api dari tujuh kejadian yang terjadi dalam sehari di lokasi yang berbeda. Dari Senin malam sampai Minggu kita bekerja maraton,” ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tanjungpinang, Hantoni ketika ditemui PONTAS.id di ruang kerjanya. Selasa (23/2/2021) pagi.

“Ini baru usai memadamkan api atas laporan warga di wilayah Bintan Center sebuah bangunan terbakar di belakang ruko. Sudah menjadi budaya kita, begitu menerima laporan warga, kita antisipasi secepatnya,” kata dia.

Setiap menerima laporan tentang kebakaran pihaknya kata Hantoni wajib cepat menanggapi dengan menerjunkan tim untuk memadamkan api, sehingga kebakaran tidak meluas, apalagi menimbulkan korban jiwa.

Dia mengisahkan, ketika empat anggota damkar hampir jadi korban keganasan si jago merah, “Beruntung rekan mereka dengan sesegera mungkin membantu menyelamatkan anggota yang terjebak api. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan api pun bisa kita padamkan,” beber Hantoni

Usai kejadian itu, berselang tak berapa lama, pihaknya kata Hantoni kembali mendapat laporan kebakaran yang sama di lokasi yang tidak jauh dari Water Park, yakni dekat perbatasan antara Kecamatan Tanjungpinang Timur dengan Kecamatan Bukit Bestari, “Langsung kita terjunkan armada ke lokasi kebakaran,” paparnya.

Belum usai memadamkan api, kembali mendapat laporan warga bahwa terjadi kebakaran di Hutan Lindung Bukit Kucing. Kemudian diturunkan beberapa armada ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api.

“Ketika kita berjibaku berupaya memadamkan api kembali kita mendapat laporan lagi terjadi kebakaran di TPA, lalu kita terjunkan kembali armada menuju kesana untuk memadamkan api,” katanya lebih jauh.

Tak hanya sampai di situ, lanjut Hantoni, ia kembali mendapatkan laporan kebakaran di belakang BCA Bintan Center, kemudian Ia menerjunkan kembali armada untuk memadamkan api. “Usai memadamkan api di lokasi tersebut, armada kembali kita kerahkan ke lokasi kebakaran di Bukit Kucing,” terangnya.

Berselang waktu berjalan, kembali mendapatkan laporan dari masyarakat terjadi kebakaran di daerah tak jauh dari Water Park tempat kebakaran lahan sebelumnya, kita terjunkan armada ke lokasi dan api berhasil dipadamkan.
Usai memadamkan api, armada kembali ke lokasi kebakaran yang di Bukit Kucing.

“Alhamdulillah, tidak terlepas juga berkat bantuan kerjasama masyarakat, TNI dan Polri juga dibantu armada baik dari TNI dan Polisi, juga dari PDAM Tirta Kepri, 6 lokasi kebakaran berhasil dipamkan. Sedangkan 1 lokasi di Bukit Kucing sekira pukul 22.00 Wib api berhasil dipadamkan.

Untuk memastikan api benar-benar padam, dirinya bersama Kapolsek, Danramil, Bhabinkantibmas dan Babinsa berkeliling menyisir lokasi kebakaran guna mengecek dan memantau kembali apakah masih ada titik api yang belum padam. Setelah dipastikan api benar-benar padam, ia dan yang lainnya kembali ke tempat masing-masing.

Belum lama melepas lelah dan istirahat, Tim Damkar kembali mendapatkan laporan kembali terjadi kebakaran lahan sekira jam 01.00 dini hari di lokasi yang sama di Bukit Kucing namun titik api di tengah-tengah hutan tersebut.

Laporan api kembali hidup, ketika tiba di lokasi tersebut, anehnya tempat yang sama namun titik api berada di tengah-tengah hutan, “Meski lokasi kita tempuh dengan medan yang sangat sulit, tetap kita terobos menuju titik lokasi untuk memadamkan api sampai api benar-benar padam.” ungkapnya.

Keselamatan Anggota
Masih kata Hantoni, meski sempat terjadi musibah yang tidak kita inginkan, 1 unit mobil damkar terbakar karena terjebak berada di tengah-tengah titik api yang mulai membesar dan karena lokasi medan yang sulit.

Meski anggota kita sempat berusaha mengamankan mobil tersebut, namun tidak memungkinkan karena api mulai membesar, “Oleh armada lain akhirnya berhasil memadamkan api tersebut,” tuturnya.

Hantoni mengaku sangat mengapresiasi anggota TNI dan Polri yang dengan sukarela dan cepat ikut membantu memadamkan api agar tidak sampai meluas yang bisa merugikan banyak pihak.

“Terimakasih dalam menjalankan tugas kami dibantu oleh pihak TNI dan Polri, sehingga bisa dengan segera memadamkan api tersebut. Dan alhamdulillah, anggota kita tidak kenapa-kenapa. Saya rasa langkah dan tindakan yang diambil anggota sudah benar. Saya lebih memperhatikan nyawa anggota,” tegasnya.

Ke depan, hantoni beliau berharap adanya penambahan armada yang proposional seperti truk damkar yang spesifikasi 6 ton agar bisa dengan mudah menjangkau semua medan begitu juga dengan regunya, “Untuk mengantisipasi hal hal seperti ini,” harapnya.

Hantoni menginginkan adanya kerjasama dari semua pemangku keentingan terutama masyarakat agar sama-sama menjaga kenyamanan ditengah masyarakat, “Salah satunya dengan tidak memicu adanya kebakaran serupa,” tutupnya.

Penulis: Tomson Budi
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here