Jakarta, PONTAS.ID – Kapolres Metro Jakarta Pusat membentuk relawan RT pengawas protokol kesehatan. Ada 12 ribu lebih relawan yang akan dilibatkan untuk program di Indonesia.
“Kami usulkan pembentukan relawan protokol kesehatan tingkat RT agar diperkuat,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi dalam keterangan resminya yang diterima PONTAS.id, di PRJ Kemayoran, Jakarta Pusat. Kamis (18/2/2021).
Menurut data dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia dan UNICEF, ketidak disipilinan masyarakat berpengaruh terhadap meningkatnya angka penyebaran COVID-19. Contohnya Amerika Serikat yang angka tes PCR tinggi namun karena pemberlakuan protokol kesehatannya minim, angka COVID-19 meningkat.
Hengki menambahkan, TNI-Polri dan Satpol PP akan diperkuat untuk bersinergi bersama para relawan. Kedepannya relawan ini bekerja untuk mendisiplinkan masyarakat terutama dalam penggunaan masker dan menjaga jarak.
“Kuncinya kedisiplinan. Mereka memiliki tanggung jawabnya masing-masing. Ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa disana yang membantu,” imbuhnya.
Hengki menegaskan, jangan sampai terjadi yang sudah zona hijau menjadi kuning lagi, harus kita pertahankan sampai pandemi berakhir. Relawan ini juga dibentuk bukan hanya saat PPKM saja, tetapi juga untuk seterusnya.
“Semua berkat kekompakan, semoga dengan adanya relawan yang dikukuhkan kerja kita semakin kompak dan secara keseluruhan Jakarta Pusat menjadi Zona hijau,” pungkasnya.
Sebagai tambahan informasi, relawan tersebut terdiri dari warga yang terdorong hatinya untuk menyadarkan masyarakat akan bahaya Covid-19. Langkah ini merupakan implementasi dari kebijakan PPKM berbasis Mikro.
Penulis: Heru Mindarto/Tajuli
Editor: Ahmad Rahmansyah




























