Genjot Ekspor Manggis, Barantan Benahi Kemasan

Jakarta, PONTAS.ID – Demi mendukung Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) komoditas pertanian, Karantina Pertanian Cilacap selaku koordinator upaya peningkatan ekspor di wilayahnya melakukan langkah operasional.

Langkah itu diawali dengan menggali potensi ekspor yang ada di wilayah Cilacap dan mengadakan bimbingan teknis ekspor manggis kepada para petani di sekitarnya.

“Kami mendapatkan wawasan baru mengenai rumah kemas yang sudah teregistrasi, dan akan kami jadikan dasar untuk menentukan langkah selanjutnya,” ungkap Puji Hartono Kepala Karantina Pertanian Cilacap dalam keterangan resminya yang diterima PONTAS.id, Sabtu (21/11/2020).

Dikatakannya, Guna mendapatkan buah manggis dengan kualitas ekspor, tentunya melalui proses seleksi. Mulai dari pemilihan buah manggis berkualitas, pengemasan yang sesuai standar, hingga hasil akhir pemeriksaan oleh pejabat Karantina Pertanian yang menyatakan bahwa manggis bebas dari organisme pengganggu tumbuhan (OPT) maupun organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).

Dalam hal ini, Karantina Pertanian Cilacap menggandeng Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap meninjau rumah kemas buah manggis ekspor yang berada di Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (19/11).

Manggis yang dihasilkan oleh petani di Cilacap dinilai memiliki kualitas yang memadai untuk diekspor.

“Harapannya setelah berbagai upaya dilakukan oleh Karantina Pertanian Cilacap bersama pemerintah daerah, Kabupaten Cilacap mampu mengeskpor komoditas pertaniannya secara mandiri sehingga tujuan Gratieks akan tercapai,” pungkasnya

Penulis: Rahmat Mauliady
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here