PSBB Jilid II, UPRS Pesakih Perketat Protokol Covid-19

Jakarta, PONTAS.ID – Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) Pesakih Daanmogot, Jakarta Barat terus memperketat penerapan Protokol Kesehatan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jilid II. Hal ini dilakukan guna memutus mata rantai Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Sosialisasi bagi warga rusun terus kami lakukan selama PSBB dengan menggunakan pengeras suara di areal rusun untuk mematuhi 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak),” ujar Kasubag Tata Usaha Rumah Susun Pesakih, Ahmad Haerurrahim kepada PONTAS.id saat ditemui di ruangan. Senin, (28/9/2020)

Penghuni dan pengunjung yang masuk di areal rusun kata Ahmad wajib mematuhi Protokol Kesehatan serta harus menjalani pengukuran suhu tubuh.

“Apalagi saat ini sedang ada sosialisasi pengundian bagi para penghuni baru rusun, itu kita batasi jumlahnya dalam perlengkapan administrasi,” ucapnya.

Ahmad menambahkan Gugus Tugas Covid-19, dari unsur tiga pilar Jakarta Barat dan tenaga medis puskesmas juga telah melakukan rapid test di rusun trhadap 600 penghuni,

“Hasil dari rapid test ada 10 orang reaktif dan setelah dilakukan Swab Test, kesepuluhnya dinyatakan negatif,” pungkasnya.

Pantauan PONTAS.id di areal Rusun Pesakih, pihak UPRS telah menyediakan pencuci tangan dan sabun serta petugas yang melakukan pengukuran suhu tubuh bagi setiap orang yang masuk ke areal rusun.

Penulis: Deddy Muttaqin
Editor: Pahala Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here