Jakarta, PONTAS.ID – Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama di bawah SKK Migas, semakin aktif mendukung ketahanan energi nasional di era kebiasaan baru.
Hal ini dibuktikan Pertamina EP Asset 3 melalui pengeboran sembilan sumur eksploitasi dan 13 perawatan sumur di tahun 2020 di seluruh wilayah kerja yang meliputi Jatibarang Field, Subang Field, dan Tambun Field.
Tidak hanya itu, dua pengeboran eksplorasi juga tengah berlangsung di wilayah Jatibarang dan Subang Field.
Asset 3 Legal & Relation Manager Pertamina EP, Heri Fandra, mengatakan, sejak ditetapkan status pandemi hinggal saat ini Pertamina EP tetap harus beroperasi normal seperti sebelum adanya Covid-19.
“Tentunya dengan tetap disiplin melaksanakan dan mematuhi protokol pencegahan Covid-19,” tutur Heri, dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7/2020).
Pertamina EP Asset 3 saat ini memproduksikan minyak mentah sebesar 9,067 BOPD dan gas sebesar 192.04 MMSCFD.
Produksi minyak didominasi oleh Jatibarang Field dengan produksi harian mencapai 5,206 BOPD dan gas sebesar 47,44 MMSCFD. Sedangkan gas didominasi Subang Field dengan produksi rata-rata mencapai 140.67 MMSCFD dan minyak 3,693 BOPD.
Dalam pengoperasiannya, lanjut Heri, PEP Asset 3 tetap harus beroperasi normal seperti biasanya. Tentu tetap disiplin melaksanakan dan mematuhi protokol pencegahan Covid-19.
Heri melanjutkan, selama pandemi, PEP Asset 3 juga mempertahankan kinerjanya, hal itu dibuktikan melalui beberapa penghargaan yang diraihnya, di antaranya Silver Winner Public Relation Award – kategori penanganan krisis, 2 penghargaan Indonesia Green Award kategori Pengolahan Terpadu di wilayah kerja Jatibarang Field dan kategori Program peningkatan Pendapatan dan Kekayaan di wilayah Tambun Field.
Selanjutnya, Indonesia Sustainable Development Award kategori Pertumbuhan Ekonomi dan Pekerjaan Layak, dan penghargaan atas keberhasilan pemanfaatan/penurunan gas suar dari Kementerian ESDM.
Penulis: Riana
Editor: Luki H



























