Medan, PONTAS.ID – PTPN III menghadapi tantangan besar di bisnis perkebunan khususnya kelapa sawit sepanjang 2017-2019. Pasalnya, fluktuasi harga yang cendrung menurun menyebabkan penurunan pendapatan perusahaan.
“Namun di tahun tahun ini pulalah PTPN III Operasional Medan mampu memperlihatkan kemampuan dan daya saingnya,” ujar Kaur Humas PTPN III, Ali Imran, Senin (13/7/2020).
Ali mengatakan, selama tiga tahun tersebut PTPN III Operasional Medan mampu mencatat laba diatas Rp.1 triliun setiap tahunnya, “Tahun 2017 mampu mencatatkan perolehan laba setelah audit sebesar Rp.1,395 triliun, tahun 2018 sebesar Rp.1,266 triliun dan 2019 sebesar Rp.1,032 triliun,” paparnya.
“Untuk tahun 2020 ini perusahaan juga mencanangkan target perolehan laba operasional di atas Rp 1 triliun, di atas target yang ditetapkan sebesar Rp.886 miliar,” sambungnya.
Maka lanjut Ali, dengan melihat capaian laba sampai dengan Semester I tahun 2020 yang sudah mencapai angka Rp.363 miliar, manajemen dan seluruh karyawan berkeyakinan target laba setahun dapat dicapai.
“Diharapkan mampu menghasilkan produktivitas minyak per hektar jauh diatas rata-rata perusahaan perkebunan lain,” tambahnya.
Di samping itu perusahaan juga telah menerapkan cost effektiveneses dan efisiensi di berbagai lini melalui penerapan teknologi dan system terintegrasi salah satunya adalah e-Procurement System.
“Walaupun capaian tersebut sudah cukup baik saat ini, namun perusahaan harus tetap melakukan improvisasi menuju optimalisasi operational excellent dan efektivitas biaya, karena penyempurnaan selalu dilakukan disetiap kesempatan,” sebutnya.
Ali Imran menambahkan, dengan capaian kinerja dan pencatatan laba tersebut maka PTPN III Operasional adalah kontributor laba terbesar dari PTPN III Holding. Terlebih, perusahaan dapat melaksanakan kewajiban pembayaran kepada seluruh stakeholder termasuk pembayaran pajak serta penyaluran CSR.
Manajemen PTPN III juga kata Ali, akan senantiasa melakukan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja Perusahaan.
“Kinerja itu dilakukan dengan Operational Excellence dan komitmen implementasi nilai-nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmoni, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) sebagaimana telah ditetapkan sebagai core values oleh Bapak Menteri BUMN,” tandasnya.
Penulis: Ayub Badrin
Editor: Pahala Simanjuntak




























