Jakarta, PONTAS.ID – Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo mendesak pemerintah Indonesia untuk segera memulangkan pekerja migran di Malaysia di tengah pandemi Covid-19 karena mereka tidak bisa bekerja lagi sehingga kesulitan memenuhi keperluan sehari-hari.
Menurutnya, akibat wabah virus corona sejak Januari lalu dan dengan diterapkannya karantina wilayah di Malaysia disebut Perintah Kawalan Pergerakan membuat para pekerja Indonesia di Malaysia dalam posisi rentan dan terperangkap.
Ia memperkirakan puluhan ribu tenaga kerja Indonesia berniat pulang dalam beberapa pekan ke depan.
“Hal yang paling konkret yang dialami pekerja migran kita adalah mereka yang sekarang ini terperangkap dalam pemberlakuan lockdown di Malaysia.
“Pemantauan sampai minggu yang lalu, sudah hampir 40.000 pekerja migran kita dari wilayah Malaysia itu sudah menyeberang, terutama ke pelabuhan-pelabuhan di kepulauan Riau. Nah, ini yang saya kira harus menjadi perhatian,” ujar Wahyu di Jakarta, Jumat (17/4/2020).
Ia juga merujuk pada data Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang memprediksi sampai bulan Mei akan ada sekitar 38.000 pekerja migran yang akan kembali ke Indonesia.
Wahyu menambahkan bahwa pemerintah harus memperhatikan agar kebutuhan mereka juga terpenuhi.
Malaysia perpanjang ‘lockdown’, TKI: ‘Makan dikurangi, hanya mi dan nasi’
Virus corona: Puluhan ribu buruh migran Indonesia kerja di Cina, ‘juga perlu ditangani pemerintah’
Semprot disinfektan ke rombongan mudik buruh harian, pemerintah India dikecam
Penulis: Luki Herdian
Editor: Riana




























