Lelah Menunggu, Warga Desa Koto Kandis Swadaya Bangun Jembatan

Tanjab Timur, PONTAS.ID – Tak kunjung mendapat perhatian dari Pemerintah, warga Desa Koto Kandis, Kecamatan Dendang Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi terpaksa gotong royong membangun jembatan menggunakan dana swadaya.

Pasalnya, jembatan yang berada di RT.11 Dusun Harapan ini sangat dibutuhkan warga untuk menjalankan roda ekonomi di wilayah sekitar perkebunan itu.

“Terpaksa kami lakukan, sebab kalau tidak ada jembatan maka warga tidak bisa kekebun. Kalau menunggu dana anggaran desa tidak tahu kapan. Seharusnyayang mendesak seperti jembatan ini yang diprioritaskan,” Japarman Patiroih kepada PONTAS.id melalui aplikasi perpesanan WhatsApp, Sabtu (11/4/2020).

Sebelumnya, Japarman mengunggah permasalahan ini melalui akun FaceBook nya dengan menunjukkan foto warga yang bergotong royong membangunan jembatan.

Warga kata Japarman mengumpulkan dana dari 15 warga masyarakat pemilik kebun di sana dengan iuran sebesar Rp.550 ribu bagi pemilih kebun dengan kuas 1 Hektar, dan Rp.700 ribu untuk lahan di atas 1 Hektar.

“Sebenarnya berat juga tapi demi menunjang ekonomi masyarakat mau tidak mau harus dilakukan. Sebelumnya pernah kami buat jembatan kayu, tidak sampai seminggu hilang diterjang air pasang dan sampah,” ungkapnya.

Namun hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Desa Koto Kandis, Hasanuddin tak kunjung menjawab pertanyaan yang disampaikan. Baik saat dihubungi ponselnya maupun melalui pesan singkat tidak mendapat respon.

Terpisah, Camat Dendang, Amiruddin mengaku telah mengetahui permasalahan tersebut dan telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Dia mengatakan kewenangan dirinya hanya sebatas memberikan masukan.

“Kecamatan hanya melakukan pengawasan. Terkait peruntukan tentu di Desa yang lebih tahu mana yang prioritas. Ada tahapannya melalui musyawarah desa, melalui musdes nantinya ditentukan bangunan mana yang prioritas, karena untuk wilayah Desa Koto Kandis ada 9 dusun dan wilayahnya luas,” kata Camat.

Penulis: Bambang Hermanto
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleMulai Senin yang Langgar PSBB Akan Ditindak
Next articlePunya Riwayat Ginjal, PDP asal Batubara Meninggal di Tebingtinggi.