Ari Ashkara Dipecat, Menhub Minta BUMN Segera Tetapkan Plt Dirut Garuda

Ari Askhara
Ari Askhara

Jakarta, PONTAS.ID – Ari Ashkara resmi dipecat oleh Menteri BUMN Erick Thohir dari Dirut Garuda karena dugaan kasuspenyelundupan onderdil Harley Davidson keluaran 1970-an yang didatangkan dari Prancis melalui pesawat Garuda.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta agar Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) segera menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Garuda Indonesia.

“Tentunya (harus ada Plt) iya. Itu kewenangan dari pemegang saham,” kata Menhub Budi Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Dia menegaskan, siapapun yang bakal bakal jadi Plt sudah dalam pertimbangan pemegang saham yakni Menteri BUMN, Erick Thohir. Menurutnya, tidak ada kesulitan dalam menetapkan Plt mengingat semua direksi Garuda memiliki kinerja baik.

“Pasti Pak Erick juga menunjuk Plt nya siapa dan saya melihat bahwa direksi Garuda yang sekarang ini selain dirut memiliki kapasitas yang baik ya jadi siapapun yang ditunjuk Plt baik,” jelasnya.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memberhentikan Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Ashkara atas penyelundupan onderdil Harley Davidson keluaran 1970-an yang didatangkan dari Prancis. Pemecatan tersebut usai Ari Ashkara mengaku merupakan pemilik barang selundupan tersebut.

“Saya sebagai Kementerian BUMN akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda Indonesia,” ujar Erick di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta.

Erick mengatakan, pemecatan Ari Ashkara tidak bisa dilakukan secara langsung sebab harus melewati proses Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Mengingat perusahaan tersebut merupakan perusahaan milik publik.

“Untuk proses pemberhentian tidak bisa langsung hari ini, nanti ada rapat pemegang saham umum. Tapi kita langsung menunjuk pelaksana tugas,” jelasnya.

Dia menambahkan, Kementerian BUMN sebenarnya menginginkan Ari Ashkara mengundurkan diri. “Saya tadi pagi mengharapkan individu yang terlibat mengundurkan diri dari pada dicopot dengan tidak hormat. Dari pada malu disorot keluarga, tetangga,” jelasnya.

Dia mengaku sedih akibat adanya kejadian tersebut. Di tengah upaya memperbaiki citra BUMN malah ada bos BUMN yang melakukan tindakan tidak terpuji.

“Ketika kita ingin mengangkat citra BUMN, kinerja BUMN tapi kalau oknum di dalamnya tidak siap, ini yang terjadi. Dan itu saya sebagai Menteri BUMN akan memeberhentikan saudara Dirut Garuda. Mungkin itu aja yang saya sampaikan, saya mohon doa supaya bisa bertugas dengan baik,” tandasnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Riana

Previous articleMahalnya Penerbangan Haji, Garuda: Karena Bahan Bakar Avtur Mahal
Next articleJokowi Menolak, Amandemen UUD ’45 Tak Akan Jalan Mulus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here