Tebingtinggi, PONTAS.ID – Seperti kata pepatah asing “Old soldier never die” atau prajurit tua tidak pernah mati, mengingatkan bahwa seorang pejuang meskipun sudah berusia tua atau pensiun perjuangannya tidak pernah berakhir.
Hal ini disampaikan Wali Kota Tebinginggi, Umar Zunaidi Hasibuan, saat melepas tugas Pj. Sekdako Tebingtinggi Marapusuk Siregar yang memasuki masa purna bhakti mulai 1 Desember 2019.
“Pak Marapusuk Siregar merupakan seorang ASN yang pantas untuk dijadikan contoh tauladan bagi ASN yang masih berdinas, masa kerja 39 tahun 8 bulan, mengakhiri masa tugasnya tanpa cela apapun,” kata Wali Kota, Jumat (29/11/2019)
Hal ini kata Wali Kota memperlihatkan Marapusuk merupakan seorang aparatur pemerintah yang mengabdi dengan ketulusan hati dan keikhlasan tanpa menuntut yang macam-macam, meskipun puluhan tahun berada di jajaran eselon dua.
Wali Kota berharap, Marapusuk Siregar sebagai prajurit tua, percaya tidak akan pernah mati pengabdiannya buat bangsa dan negara, masih banyak ladang pengabdian yang dapat dilakukan dengan kemampuan yang dimiliki.
Menanggapi hal ini, Marapusuk Siregar dalam sambutanya menyampaikan terimakasih kepada Wali Kota yang sampai menjelang akhir masa tugasnya diberikan kepercayaan sebagai Pj. Sekdako.
“Meskipun saya memahami apa dilakukan selama menjalankan dinas sebagai staf Wali Kota belumlah sepenuhnya memuaskan hasil kinerja yang dilakukan, dan semua itu merupakan keterbatasan yang saya miliki,” ujarnya.
Marapusuk pun menyampaikan terimakasih kepada semua pimpinan OPD dan pegawai dilingkungan Pemko yang selama ini membantu dalam melaksanakan tugas.
Hadir dalam acara melepas tugas tersebut Wakil Wali Kota, Oki Doni Siregar, para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan OPD, Camat dan pejabat eselon III.
Penulis: Hormianna br. Purba
Editor: Hendrik JS




























