Jakarta, PONTAS.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis kinerja neraca perdagangan Indonesia pada Oktober 2019 surplus sebesar USD161,3 juta. Surplus ini lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD346,2 juta.
Namun, secara kumulatif sejak Januari-Oktober 2019, neraca dagang masih mencatatkan defisit sebesar USD 1,79 miliar. Defisit ini mengecil dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD 5,57 miliar.
“Begitu juga dengan Thailand dan Australia. Thailand defisitnya sebesar USD3,23 juta menurun dibandingkan Januari-Oktober tahun lalu yang sebesar USD4,33 juta. Serta dengan Australia defisitnya sebesar USD2,64 juta menurun dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar USD2,45 juta,” tuturnya.
Sedangkan dengan Amerika Serikat, sambung Kecuk, Indonesia masih mengalami surplus sebesar USD7,73 juta atau meningkatkan dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD7,11 juta.
“Begitu juga dengan India dan Belanda yang masing-masing surplusnya terhadap mereka sebesar USD6,06 juta dan USD1,81 juta,” tutup Kecuk.
Penulis: Ririe
Editor: Riana



























