DPR Minta Jaksa Agung Tak Berasal dari Internal

Kejaksaan Agung RI,

Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Joko Widodo belum lama ini menyatakan bahwa Jaksa Agung di periode kedua pemerintahannya tidak berasal dari kalangan atau kader partai politik.

Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Hillary Briggita Lasut pun setuju dengan pernyataan Presiden Jokowi.

Namun anggota DPR termuda periode 2019-2024 ini meminta Jaksa Agung pengganti HM Prasetyo itu tidak berasal dari internal Kejaksaan Agung. Pasalnya, nantinya akan berdampak negatif dengan adanya jaringan sendiri-sendiri di internal Kejaksaan.

“Personal yang idealnya berdasarkan teks books UU. Buat jaringan sendiri di dalam. Itu kita tidak mau,” katanya di Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Politisi asal daerah pemilihan Sulawesi Utara ini sepakat Jaksa Agung di isi dari kalangan profesional yang memiliki track record yang baik pula.

“Dari eksternal lebih baik, lebih independen tidak meminak. Kalau internal punya jejaring,” tuturnya.

Ia menambahkan banyak ditemukan kasus-kasus Jaksa memihak dalam berbagai situasi.

“Ini banyak kepala daerah pindah parpol dan dapat pembelaan dari kejaksaan,” pungkasnya.

Penulis: Luki Herdian

Editor: Riana

Previous article‘Berbatik Ria’, Para Calon Menteri Jokowi Tiba di Istana
Next articleKompolnas Dorong Presiden Segera Tunjuk Kapolri Definitif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here