Salurkan Bantuan Beras di Asahan, Sekda: Laksanakan 6T

Asahan, PONTAS.ID – Dalam rapat Tim Koordinasi Bantuan Sosial Pangan dengan Perum Bulog yang digelar di kantor Dinas Sosial Kabupaten Asahan, Kisaran Sumatera, Rabu (4/9/2019), Sekda Kabupaten Asahan Taufik ZA yang hadir mewakili Plt. Bupati Asahan Surya dan sekaligus memimpin rapat tersebut meminta agar melaksanakan prinsip 6T dalam penyediaan dan penyaluran beras oleh Perum Bulog dan warung agen BRILink.

Adapun prinsip 6T yang dimaksudkan Taufik adalah Tepat waktu, Tepat sasaran, Tepat harga, Tepat jumlah, Tepat kualitas dan Tepat administrasi.

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asahan M. Rais saat dihubungi, Kamis (5/9/2019).

“Kiat semua sangat berharap dalam penyediaan dan penyaluran beras, prinsip 6 T benar-benar dapat dilaksanakan,” kata Rais.

Menurut Rais, rapat tersebut digelar untuk menindaklanjuti surat Menteri Sosial Nomor 01/ MS / 07 /2019 tentang Perum Bulog sebagai penyedia komoditas bantuan pangan non tunai.

“Ada beberapa hal yang disepakati bersama dalam rapat tersebut, antara lain beras yang ditawarkan kepada e-warung agen BRILink adalah beras kwalitas premium, dengan harga yang disesuailan dengan harga pasar saat ini Rp.10.000 per-Kg “, ucap Rais.

Selain kesepatan tentang beras kualitas premium kata Rais, ada 6 kesepatan lagi yang dihasilkan dari dalam rapat.

“Agar masyarakat dapat menerima beras tepat waktu, maka disepakati juga tentang batas waktu penyaluran beras, yakni paling lambat tanggal 9 setiap bulannya beras harus sudah sampai dilokasi e-warung “, pungkas Rais.

Penulis: Bayu Kurnia Jaya
Editor: Pahala Simanjuntak

Previous articleKemenkeu Ingatkan Masyarakat Waspada Penipuan Lelang Bodong
Next articlePerluas Pasar, Elnusa Mulai Jajaki Pasar Asia Hingga Afrika