Tutup Kebocoran Sumur YYA-1, PHE ONWJ Lakukan Ini

Strategi proteksi berlapis diterapkan Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) untuk menahan tumpahan minyak Sumur YYA-1. (Foto: Istimewa)

Jakarta, PONTAS.ID – Hingga saat ini,  Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) terusa berupaya maksimal menutup sumur YYA-1 di Laut Utara Jawa.

Pihak PHE ONWJ pun telah melakukan pengeboran relief well YYA-1RW, dan telah menembus kedalaman 6.390 feet, atau 1947 meter. Targetnya 9.000 feet atau setara 2.765 meter.

“Kami akan mengontrol sumur YYA-1 melalui sumur baru YYA-1RW ini, sehingga nanti bisa secepatnya menutup sumur agar tidak lagi menumpahkan minyak,” papar VP Relations Pertamina Hulu Energi (PHE), Ifki Sukarya, akhir pekan lalu.

Lebih lanjut, Ifki menjelaskan, pengeboran sumur dilakukan miring, memerlukan akurasi tinggi. Karena harus mencari dan menemukan lubang sumur YYA-1. Setelahnya, baru dipompakan lumpur berat ke dalam sumur baru dengan tujuan mematikan sumur YYA-1.

Ia pun menuturkan, PHE ONWJ memakai jasa perusahaan well control kelas dunia untuk mematikan sumur YYA-1 itu yakni Boots & Coots. Perusahaan asal AS itu telah berpengalaman dan terbukti menghentikan insiden serupa sumur YYA-1, dengan skala jauh lebih besar di Teluk Meksiko.

“Nanti, setelah sumur YYA-1 dinyatakan mati akan dilakukan monitoring selama 24 jam penuh sebelum dilanjutkan ke proses plug and abandon atau penutupan sumur secara permanen,” tegas Ifki.

Selain itu, strategi berlapis untuk menahan tumpahan minyak sumur YYA-1 dilakukan agar tidak meluas ke perairan terus dilakukan. Di offshore, dioperasikan tandon fluida, static dan movable oil boom dengan total panjang 6.600 meter, serta pengoperasian 5 unit oil skimmer untuk menyedot minyak yang telah terlokalisir serta penyiagaan 46 kapal.

Sedangkan di onshore, telah dipasang oil boom dengan total panjang 6825 meter yang tersebar di 8 titik di Pesisir Karawang dan Kepulauan Seribu.

Penulis: Riana
Editor: Luki H

Previous articleJonan Minta Pemda Fasilitasi Pengisian Daya Kendaraan Listrik
Next article847 Pengembang Aplikasi Adu Ide di Pertamina Energy Hackathon 2.0