PHE ONWJ Serahkan 18 Sapi Kurban di Wilayah Terdampak Oil Spill

Jakarta, PONTAS.ID – Merayakan Iduladha 1440 H, Pertamina Hulu Energi Offshore Northwest Java (PHE ONWJ) berbagi kebahagiaan dengan menyerahkan 18 ekor sapi kurban untuk masyarakat di wilayah terdampak, khususnya di Karawang dan Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/8/2019).

Pembagian hewan kurban diberikan kepada warga di 10 desa dan 2 pulau terdampak yaitu 2 ekor untuk Desa Pantai Bahagia, 2 ekor di Desa Pantai Bhakti, 1 ekor di Desa Tanjung Pakis, 1 ekor di Desa Tambaksari, 2 ekor di Desa Sedari, 2 ekor di Desa Cemarajaya, 2 ekor di Desa Sungaibuntu, 2 ekor di Desa Pusakajaya Utara, 1 ekor di Desa Sukajaya, 1 ekor di Desa Sukakerta, 1 ekor di Pulau Untung Jawa, dan 1 ekor di Pulau Lancang.

VP Relations Pertamina Hulu Energi, Ifki Sukarya, menyatakan, pembagian hewan kurban sebagai bagian dari kepedulian perusahaan kepada masyarakat di wilayah terdampak pesisir pantai utara Karawang dan Bekasi. Hewan kurban tersebut berasal dari Pertamina Group.

“Kurban dalam hari raya Idul Adha memiliki dua dimensi, tidak saja ibadah-spiritual namun juga memiliki makna dimensi sosial. Di sinilah Pertamina hadir untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat desa sekitar tempat kami bekerja, termasuk di Karawang dan Bekasi yang terdampak musibah Anjungan Lepas Pantai YYA,” ujar Ifki Sukarya.

Momentum Iduladha tahun ini, lanjut Ifki, merupakan momen yang tepat untuk semakin menguatkan kebersamaan dalam menangani musibah yang sedang dihadapi.

Menurutnya, 14 hewan kurban tersebut sudah didistribusikan sejak 9 Agustus 2019.

“Di hari raya ini mari kita sama-sama berdoa semoga penanganan di anjungan lepas pantai YYA dapat segera selesai sehingga kehidupan kembali berjalan normal,” imbuh Ifki.

Hingga saat ini, lebih dari 1.500 relawan dan pekerja dari Pertamina Group turut serta dalam aksi pembersihan oil spill di sekitar pantai. Bersama TNI dan masyarakat, mereka merayakan Idul Adha di wilayah terdampak.

“Hari ini setelah melaksanakan sholat Iduladha, kami Bersama-sama melakukan pemotongan hewan kurban. Semoga ini dicatat sebagai amal ibadah dan memperkuat tali silaturahmi dengan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Penulis: Riana
Editor: Luki H

Previous articleRatusan Prajurit Pusterad Ikuti Sholat Ied di Cipayung
Next articleStorynomic Tourism, Strategi Promosi Pariwisata di Destinasi Super Prioritas