Jakarta,PONTAS.ID – Menjelang Lebaran, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Meskipun demikian, dengan stok yang terjaga, diharapkan harga tetap dapat dikendalikan dan tidak melonjak tinggi.
Beberapa komoditas yang mulai mengalami peningkatan harga diantaranya telur yang naik Rp 1 – 2 ribu sehingga ada yang dijual di harga Rp. 22 ribu/kg dan Rp. 23 ribu/kg. Begitupun dengan daging ayam juga mengalami kenaikan Rp 1-2 ribu hingga menyentuh Harga eceran tertinggi (HET) ayam yaitu Rp. 34 ribu/kg.
Terkait harga daging sapi, sebelumnya beredar informasi di media bahwa harga di Pasar Pucang mencapai Rp 150 ribu/kg. Namun demikian, setelah dilakukan peninjauan dan pengecekan harga secara langsung ke penjual harga daging masih normal.
Dengan rincian harga untuk kulitas daging super Rp. 120 ribu/kg, kualitas bawahnya di harga Rp.115 ribu/kg, dan ada yang hanya seharga Rp. 85 ribu/kg. “Saya tanya ke penjual daging memang ada kenaikan kebutuhan daging jelang lebaran. Yang biasanya memotong 2 ekor hari ini memotong hingga 3 ekor,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa usai melakukan peninjauan di Pasar Pucang Anom, Surabaya, Kamis (30/5/2019).
Berdasarkan survei yang dilakukannya di banyak toko baik beras, gula, dan minyak goreng stoknya dipastikan aman dan harganya normal. Karenanya, masyarakat diharapkan tidak mengalami kenaikan psikologis sehingga tidak menyebabkan terjadinya kenaikan demand.
“Dari banyak toko yang saya datangi mereka memastikan bahwa harga bahan pangan pokok jelang hingga usai lebaran nanti harganya akan normal,” tutur orang nomor satu di Jatim ini. Menurutnya hal ini sangat wajar karena saat lebaran banyak hidangan khas yang ingin dihidangkan agar lebarannya lebih spesial.
Lebih lanjut disampaikan, untuk harga bawang merah dan bawang putih juga normal. Sedangkan harga cabai juga sudah mengalami kenaikan cukup signifikan dengan harga jual Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu/kg. “Sebelumnya harga cabai ini hanya Rp 3 ribu/kg, oleh sebab itu kenaikan harga ini mudah-mudahan bisa membangun semangat dan motivasi petani cabai,” harapnya.
Untuk menjaga stabilitas harga, Khofifah meminta seluruh masyarakat agar membeli bahan kebutuhan pokok secukupnya dan sesuai kebutuhan. Hal ini penting dilakukan karena jika ada yang melakukan aksi borong maka akan mengakibatkan adanya kenaikan inflasi.
“Alhamdulillah stok kebutuhan pokok di Jatim aman, maka saya berharap meski Lebaran beli kebutuhan bahan pokok secukupnya untuk menjaga inflasi di Jatim,” pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan data dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) harga bahan bahan pokok di Jatim per hari ini antara lain yaitu beras premium Rp 11.000 – 12.500, bawang putih sinco Rp 30.000 – 35.000, bawang putih kating Rp 38.000 – 40.000, dan daging ayam Rp 32.000-34.000/kg.
Selain itu harga gula putih Rp. 11.000-12.000, cabe rawit Rp. 18.000-20.000, dan harga minyak goreng curah Rp. 10.000-11.000.
Penulis: Hartono
Editor: Idul HM



























