
Medan, PONTAS.ID – Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan pelanggan air minum, PDAM Tirtanadi mengaku siap menerima kritikan dan masukan dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).
Hal itu disampaikan Direktur Administrasi dan Keuangan PDAM Tirtanadi Arif Haryadian, bersama Direktur Air Limbah Heri Batangari Nasution, saat menyambut dan melepas peserta gerak jalan sehat, yang dilaksanakan, di Medan Minggu (13/1/2019).
“Kami berharap dengan kegiatan ini dapat merekatkan silaturahmi antara PDAM Tirtanadi dengan KAHMI. Kami terbuka menerima masukan, saran dan kritik dari Bapak dan Ibu khususnya dari Anggota KAHMI demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Arif Haryadian.
Sementara itu Heri Batangari menyebut harapannya agar gerak jalan tersebut dapat lebih intens dilakukan. Misalnya dengan sekali dalam 1 minggu.
“Mohon maaf Dirut PDAM Tirtanadi Sutedi Raharjo tidak dapat bersama sama dengan kita sehubungan adanya tugas beliau keluar kota. KAHMI Forever Jalan Sehat (KFJS) Medan merupakan salah satu yang terbaik d Indonesia dan kita harapkan agar kegiatan KFJS ini dapat terus berlangsung setiap minggunya,” katanya.
Gerak jalan ini dihelat oleh KFJS untuk ke tiga kalinya dan lagi-lagi PDAM Tirtanadi menjadi tuan rumah. Gerak jalan sehat yang diikuti 200 peserta ini mengambil titik kumpul di halaman parkir Kantor Pusat PDAM Tirtanadi jalan SM Raja nomor 1 Medan.
Peningkatan Layanan
Sementara itu, Ketua Majelis Daerah KAHMI Kota Medan Hasyim Purba, mengaku bangga karena ternyata ada kader kader KAHMI di PDAM Tirtanadi.
Hasyim mengaku bahwa KAHMI turut berkontribusi memberi masukan dan saran kepada PDAM Tirtanadi dalam hal peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
“Lima tahun yang lalu, saya terlibat dalam penyusunan tarif air PDAM Tirtanadi. KAHMI juga konsisten mengkritikisi bila ada pelayanan PDAM Tirtanadi yang tidak sesuai harapan masyarakat walaupun Manajemen PDAM tirtanadi adalah kader-kader KAHMI,” ujar Hasyim.
Ke depan, lanjut dia, apabila PDAM Tirtanadi membutuhkan KAHMI baik secara institusi maupun personal untuk ikut terlibat dalam merumuskan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya siap membantu.
“Karena PDAM Tirtanadi merupakan salah satu BUMD kebanggaan Sumatera Utara,” tukas Hasyim.
Kepada para kader KAHMI Medan, Hasyim meminta agar turut berkontribusi menyumbangkan pemikiran dan gagasannya. Selain itu, dia juga berharap agar dapat dibangun kerjasama yang lebih konkrit, semisal bantuan Buku.
Pengadaan buku ini dapat bekerjasama dengan USU dan Dinas Perpustakaan untuk mewujudkan Sumatera Utara sebagai Provinsi Literasi dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Bagaimana agar nuansa KAHMI ini mewarnai kehidupan berbangsa karena di KAHMI ada 3 pilar yang dibawa yaitu Keumatan, Kebangsaan Indonesia, Pembangunan yang berkelanjutan,” ucapnya.
KFJS Terproduktif
Pada penutup acara, Ketua Majelis KAHMI Sumut, Murlan Tamba,dalam arahannya menyampaikan bahwa dirinya terkejut dan mengapresiasi antusias peserta KFJS yang cukup banyak.
Dirinya juga mengaku bangga karena ternyata KFJS Medan merupakan KFJS terproduktif di Indonesia.
“Pada Rakornas KAHMI di Jambi tahun lalu, KFJS Medan mendapat apresiasi sebagai KFJS terproduktif di Indonesia. Dari sekitar 200 KJS yang ada di Indoensia yang agendanya dilaksanakan setiap minggu tiada henti kecuali pada bulan adalah KFJS Medan,” tegas Murlan Tamba.
Murlan Tamba juga meminta agar Jalan Sehat Nasional (JSN) KFJS selanjutnya yang akan dilaksanakan di Sipirok, Tapsel setelah bulan Idul Fitri tahun 2019 ini dapat sukses. Dia bahkan berharap agenda tersebut bisa masuk rekor MURI dari sisi peserta dan sisi kegiatannya dengan menyumbangkan sekitar 5 ribu buku ke Perpustakaan Umum Prof Lafran Pane, Tapsel.
“Karena di FORHATI Sumut ada gerakan membaca dan juga karena ada anggota FORHATI yang merupakan Pustakawati, maka diharapkan agar program menyumbang lima ribu buku pada KFJS yang akan datang dapat dikordinir FORHATI Sumut agar perpustakaan ini dapat dijalankan,” pungkasnya.
Penulis: Ayub Badrin
Editor: Hendrik JS




























Maaf klu sy kurang sopan,td kinerja PDAM sangat2 buruk.
Hampir setiap hr air jlnnya kecil untuk satu ember aja pun terkadang GK bs penuh.tiba tagihan mahalnya bukan main,dan GK bs telat.klu telat ada denda.sementara airpun GK ada jln,jgn mau terima uangnya aja y bos.tp air GK dijlnkan,pake pikiran sedikit.orng mau beraktivitas pagi2 GK ada air gmn?
Asal tiba didatangi kekantornya sll alasan jaringan atau apalah itu,sy aja udah capek dan malu trs2an dtgin kekantornya.
Klu tiba km mau bayar air,bs GK BPK/ibu km ksh alasan jaringan atau yg lainnya,GK kan?pasti kalian kah sanksikan.
Trs klu kalian GK jlnkan air,kalian mau km apakan? Jd mohon perhatiannya bpk2 yg berwenang,dilht atau didengar keluhannya,mksh
Maaf bapak Direktur utama PDAM TIRTANADI MEDAN kami masyarakat kota medan memohon kepada Bapak untuk secepatnya mengambil keputusan dalam meringankan iuran bulanan air dalam menghadapi covid 19 ini sdh masuk bln april 2020 kami ucapkan terimakasih utk Bapak Dirut PDAM tirtanadi Medan.kebaikan Bapak akan dibalas dan didoakan agar pahala amal Bapak mengalir spt air oleh jutaan warga kota medan sllu mendoakan Bapak Terimakasih.