Persedian Bulog Cukup, Buwas Pastikan Tak Ada Impor Beras Hingga Bulan Juli

Ilustrasi beras BULOG

Jakarta, PONTAS.ID – Perum Bulog mengatakan tidak akan ada lagi beras impor yang masuk ke Indonesia hingga Juli mendatang. Pernyataan tersebut didasari pada stok beras yang berada di gudang perseroan hingga awal tahun ini.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan persediaan beras Bulog saat ini sebesar 2,1 juta ton yang akan mampu memenuhi kebutuhan hingga enam bulan mendatang. Terlebih, Indonesia akan memasuki musim panen raya dalam dua bulan ke depan sehingga persediaan akan terus bertambah.

“Sampai Juli tahun ini kita tidak akan impor. Tim dari Bulog dengan Kementerian Pertanian dan juga BPS sudah memiliki peta daerah yang akan panen di seluruh Indonesia. Kita akan maksimalkan itu,” ujar Budi Wasesi di Jakarta, Kamis (10/1).

Bulog menargetkan akan menyerap 1,8 juta ton beras pada musim panen raya kali ini.

Di sisi lain, perseroan juga harus mengeluarkan stok untuk keperluan operasi pasar dan bantuan bila terjadi bencana. Namun, diperkirakan, angkanya tidak akan sebesar serapan yang didapatkan.

“Dari 2,1 juta ton, kami berhitung stok akan menyusut 600 ribu ton. Dengan tambahan 1,8 juta ton, stok masih akan tetap tinggi yakni sekitar 3,4 juta ton,” tururnya.

Jika benar-benar terealisasi, persediaan sebanyak itu diproyeksikan bisa menopang kebutuhan hingga akhir tahun. Kendati demikian, ia tidak menutup kemungkinan akan adanya impor pada semenster kedua nanti. “Intinya, pada musim panen raya, kita akan buat stok aman. Ke depannya, kita akan lihat bersama BPS.

“Kita hitung berapa besar kebutuhan dan stok yang ada. Kalau memang ternyata harus impor, ya kita impor, tetapi sesuai dengan kebutuhan saja,” jelasnya.

Editor: Idul HM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here