PKB Tak Persoalakan Disebut Partai Penista Agama

Anggota MPR Fraksi PKB, Abdul Kadir Karding sebagai Pembicara di Diskusi 4 Pilar (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tak mempersoalkan partainya disebut partai penista oleh Imam besar FPI (Front Pembela Islam), Habib Rizieq Shihab.

Politikus PKB Abdul Kardir Karding mengatakan, popularitas partainya tidak terpengaruh, bahkan partainya itu tengah naik karena dipimpin Muhaimin Iskandar sangat dekat dengan Umat Islam.

“Kami disebut penista agama biar aja, toh pendukung PKB terus meningkat,” kata Karding saat dihubungi, Senin (3/12/2018).

Selain itu, lanjut Karding, PKB selalu berorientasi kepada bagaimana memperjuangkan, dan memberdayakan umat Islam, misalnya membangun pesantren, madrasah, mendorong kebijakan-kebijakan yang pro Islam.

“Kami terus mengembangkan dan mendorong agar tradisi-tradisi ajaran-ajaran keagamaan ala Rasulullah ahli Sunnah Waljamaah itu harus kami kembangkan,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata Anggota Komisi III DPR RI, partainya tidak mau ambil pusing dengan adanya suara-suara negatif ke partainya. Yang terpenting partainya telah bekerja untuk rakyat.

“Orang menilai PKB ini adalah partai yang tidak perlu koar-koar tetapi telah berbuat, berusaha, untuk membantu mengembangkan masyarakat, institusi muslim paling tidak khususnya Nahdlatul Ulama (NU) dan umat muslim secara keseluruhan,” katanya.

Sebelumnya, Imam Besar FPI (Front Pembela Islam), Habib Rizieq Shihab menyampaikan orasi dan disiarkan melalui live streaming agar para peserta reuni 212 agar tak memilih pemimpin yang diusung oleh partai penista agama.

“Ayo kita pilih capres dan cawapres hasil ijtima ulama. Ayo, kita pilih caleg, hanya dari partai koalisi keumatan. Jangan khawatir, kita bersama Allah SWT, kita mencari ridho Allah SWT,” kata Habib dalam pidatonya.

Editor: Luki Herdian

Previous articlePAN Mengaku Sudah Kirim Surat Pengganti Taufik ke DPR
Next articleMenpar Serahkan Sertifikat Status 8 Geopark Nasional 2018