Jakarta, PONTAS.ID – DPRD DKI Jakarta menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah wakil ketua DPRD dan beberapa anggota dewan untuk pengisian jabatan Pengganti Antar Waktu (PAW) pada hari ini, Selasa (27/11/2018).
Di posisi wakil ketua DPRD DKI, Ichwan Zayadi resmi menggantikan Abraham Lunggana atau akrab disapa Lulung. Dengan disaksikan oleh Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi dan ratusan anggota dewan yang hadir, Ichwan dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi DKI.
“Saya bersumpah akan menjalankan tugas sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata Ichwan di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat.
Dalam sumpahnya, Ichwan pun menyatakan akan bekerja bersungguh-sungguh demi kebaikan bangsa. Dirinya pun menyatakan akan mengutamakan kepentingan masyarakat ketimbang kepentingan pribadi.
“Saya dalam menjalani kewajiban akan bekerja dengan sungguh-sungguh demi kebaikan bangsa serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dari pada kepentingan pribadi,” ujarnya.
Setelah itu, beberapa anggota DPRD PAW pun ikut dilantik oleh Prasetio. Mereka yakni Suwaji Fahrur Rozi dan Mujahid Samal (dari Fraksi PPP), Abdul Azis Muslim (Fraksi Nasdem) dan Rahmatia Ayu Puspasari (Fraksi Hanura).
Sebelum pelantikan Ichwan, Lulung disambut oleh Bendahara DPW PAN DKI Jakarta, Bambang, dengan kode memakaikan jas biru berlogo partai PAN. Dengan sorakan anggota partai, Bambang pun memberikan pernyataan.
“Saya dan seluruh kader PAN Jakarta, mengucapkan selamat datang atas bergabungnya Bang Haji Lulung ke PAN. Ini merupakan hijrahnya aspirasi umat ke partai pro ulama dan pro rakyat,” tutur Bambang.
Selanjutnya, Bambang menyatakan meneguhkan kembali dukungan DPW PAN Jakarta untuk pasangan Prabowo Sandi dalam Pilpres 2019. Juga, meneguhkan komitmen untuk mewujudkan kepemimpinan yang berasal dari kalangan umat.
“Bersama Haji Lulung ingin menjadi PAN Jakarta untuk menjadikan PAN rumah besar umat Islam Jakarta. Khusus warga Betawi, ada Bang haji Lulung di depan,” teriaknya.
Sementara itu, Lulung lantas mencurahkan isi hatinya tentang pilihannya untuk maju bersama PAN, ketimbang mempertahankan PPP.
“Saya harus mengingatkan masyarakat 12 Maret 2017 ketika saya deklarasi dukungan kepada Anies-Sandi, kemudian esok harinya, saya dipecat oleh PPP karena tidak mendukung Basuki Tjahja Purnama,” ucap Lulung.
Setelah dari jalan-jalan safari politik, dia bercengkrama bertukar pikiran dengan para tokoh. Barulah, Lulung menyadari bahwa PAN adalah partai yang paling cocok untuk dirinya.
“Saya harus hijrah ketika saya bersilahturahmi ke ulama dan tokoh-tokoh masyarakat. Jatuhlah pilihan saya ke partai paling amanah di republik ini yaitu partai PAN,” ungkapnya.
Lulung menyatakan optimisme dalam merebut suara terbanyak di kursi DPR lewat partai barunya yaitu PAN. Bahkan di wilayah Jakarta, dia berharap PAN dapat menjadi partai 3 besar terbanyak perolehan suaranya.
“Saya yakin. Insya Allah PAN akan mendominasi masuk nominasi 3 besar partai khususnya di Jakarta kita akan mengambil salah satu pimpinan di DPRD, karena dua kali saya memimpin dua kali saya menjadi anggota dewan,” tegasnya.
Oleh karena itu, Lulung pun meminta agar masyarakat dapat memberikan hak pilihnya pada 17 April 2019 mendatang. Sehingga, dengan ada dirinya dia mengklaim PAN akan semakin menjadi yang terdepan.
“Insya Allah sampai hari ini saya istiqomah kemudian saya boleh dikatakan tidak terkena permasalahan-permasalahan hukum apapun,” pungkasnya.
Editor: Risman Septian




























