
Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Joko Widodo meminta para politikus menghentikan politik kebohongan.
“Kita harus akhiri politik kebohongan, politik yang merasa benar sendiri, dan perkuat politik pembangunan. Politik kerja pembangunan, politik berkarya. Pembangunan bangsa sumber daya manusia yang siap bersaing di revolusi industri,” kata Jokowi.
Jokowi mengatakan jika politik kebohongan dihentikan maka kejayaan dan kemajuan bangsa Indonesia bisa terwujud.
Mengenai politik bohong ini, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Erick Tohir menyebut agar para politkus yang saat ini sedang aktif bertarung di Pileg dan Pilpres berhenti membohongi rakyat. Menurutnya jika kebohongan-kebohongan terus diumbar, justru rakyat lah yang akan menjadi korban.
“Kasihan rakyat. Ini merupakan pesan demokrasi yang bersahabat dan bermartabat tentu kami harus stop politik kebohongan,” katanya.
“Jangan sampai rakyat yang sekarang sedang bangun untuk Indonesia maju tapi malah terjebak dengan isu yang tidak benar,” katanya.
Erick sendiri menyebut, alih-alih menjanjikan sesuatu yang belum terwujud pihaknya justru akan bekerja keras dengan solid. Serta kata dia akan menyampaikan visi misi capres dan cawapres Jokowi dan Ma’ruf Amin.
“Dan tentu apa yang kami sampaikan adalah track record. Ya kita pastikan bahwa kita lebih kepada action oriented,” katanya.


























