Kemenpar Terus Gencar Lakukan Sales Mission Danau Toba

Jakarta, PONTAS.ID – Menyambung kesuksesan penyelenggaraan Sales Mission Danau Toba yang diselenggarakan di Yogyakarta, Surabaya dan Semarang, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus gencar melakukan Sales Mission Danau Toba.

Kali ini, Jakarta menjadi kota pilihan. Menurut Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar, Masruroh dipilihnya Jakarta karena statusnya yang merupakan ibu kota negara membuat Jakarta menjadi tempat bermukim manusia dengan berbagai latar belakang.

Penyelenggaraan Sales Mission Danau Toba masih mengemban misi yang sama, yakni menarik minat kunjungan wisatawan sebanyak mungkin ke Danau Toba melalui penyelenggaraan pameran di mall, table top yang mempertemukan seller dan buyer, seminar dan talkshow yang mendatangkan pembicara para praktisi industri serta komunitas pendukung, demo masak hingga lomba mewarnai untuk anak.

Selain itu ditampilkan pula musik khas Sumatera Utara. Sebagai penutup, seorang penyanyi asal Sumatera Utara yakni Judika akan tampil dan menyanyikan beberapa lagu hits dan lagu berbahasa Batak. Sales Mission Danau Toba kali ini diselenggarakan di Gandaria City Mall dan Sheraton Hotel, Jakarta.

Masruroh lantas memberikan apresiasi untuk penyelenggaraan misi penjualan tersebut. Dia menyebutkan bahwa pengembangan pariwisata harus dilakukan secara serius karena merupakan sektor dan industri strategis.

Masruroh menambahkan, Danau Toba sudah siap menyambut kedatangan wisatawan. Hal ini bisa dilihat dari kesiapan atraksi, amenitas dan aksesibilitasnya. Jika melihat pengembangan tiga unsur tersebut, Danau Toba berpotensi sebagai daerah yang bisa mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi.

“Tahun lalu, wisman yang datang 260 ribu orang, sedangkan data tahun ini hingga bulan agustus menunjukan ada 150 ribu orang, positif untuk mendapatkan peningkatan angka kunjungan pada akhir tahun mendatang,” kata Masruroh dalam siaran pers Kemenpar, Senin (22/10/2018).

Lebih lanjut dia menjelaskan, penyelenggaraan Sales Mission ini dilakukan untuk menggenapi target kunjungan yang sudah ditetapkan oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) dan ditindaklanjuti oleh Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya.

Dalam rangkaiannya, kegiatan ini juga akan diadakan di Bandung pada bulan November nanti. Sama seperti kota lain, pemilihan Bandung dipakukan karena pasarnya dianggap sebagai kantong wisatawan yang potensial.

Sementara itu Ketua Association of the Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Sumatera Utara (Sumut), Solahuddin Nasution mengatakan bahwa pihaknya berharap agar aksesibilitas menuju Danau Toba terus dikembangkan sampai menyentuh negara lain diluar Singapura dan Malaysia.

“Pengembangan pariwisata Danau Toba tetap butuh daerah lain sebagai penyangga pariwisata. Hal ini terlihat dari data junlah hunian kamar hotel yang penuh,” ujar Solahuddin.

Kedepannya, dia berharap penyelenggaraan Sales Mission ini dapat mendorong seluruh industri pariwisata di Indonesia agar terus meningkatkan kualitas pelayanan, seiring dengan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke tanah air.

Editor: Risman Septian

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here