Ma’ruf Amin Dukung Penetapan 3 Oktober Sebagai Hari Anti-Hoaks

Jakarta, PONTAS.ID – Calon Wakil Presiden no urut 01 Ma’ruf Amin mendukung penuh usulan penetapan 3 Oktober sebagai Hari Antihoaks Nasional.

Ia menyebut usulan tersebut patut ditindaklanjuti pemerintah. “Ya bagus saja saya kira,” kata Ma’ruf.

Sebelumnya, Wakil Sekjen PPP Ahmad Baidowi mengatakan partainya mengusulkan kepada pemerintah untuk menetapkan tanggal 3 Oktober sebagai Hari Antihoaks Nasional dan diperingati setiap tahun.

Usul PPP itu tak lepas dari drama kebohongan Ratna Sarumpaet soal penganiayaan.

Ma’ruf menegaskan, kabar bohong (hoaks) dapat menimbulkan kegaduhan serta berpotensi memecah belah masyarakat.

Oleh karena itu, ia menegaskan perlunya peringatan Hari Antihoaks Nasional sebagai pengingat agar kejadian serupa tak terulang kembali di masa depan.

“Untuk orang supaya mengingat jangan sampai melakukan hoaks lagi. Soalnya itu bisa menimbulkan kegaduhan,” kata dia.

Mantan Rais Aam PBNU itu enggan berkomentar lebih banyak soal kepolisian yang telah menetapkan Ratna sebagao tersangka. Ia hanya menyerahkan sepenuhnya kasus penyebaran hoaks Ratna Sarumpaet itu ke pihak kepolisian.

“Ya kita serahkan saja pada proses penegak hukum ya. Apa yang seharusnya dan semestinya terhadap misalnya kasus kebohongan publik seperti apa,” kata dia.

Selain itu, Ma’ruf juga enggan berkomentar soal Ratna yang diusulkan diberi gelar sebagai ‘Ibu Hoaks Indonesia oleh Direktur LPI Boni Hargens. Ia hanya tertawa saat mendengar pemberian gelar tersebut.

“Hahahha itu terserah lah ya,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here