Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan melakukan pertemuan dengan Duta Besar Qatar untuk Indonesia Ahmad bin Jassim Mohammed Ali Al-Hamar. Rapat koordinasi tersebut membahas mengenai tindak lanjut rencana investasi Qatar ke Indonesia.
Staf Khusus Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Fred S Konan mengatakan, rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Emir Qatar beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut, ada beberapa hal yang menarik minat dari Qatar untuk bisa masuk dan berinvestasi di Indonesia.
“Kita membahas mengenai produk-produk perikanan (Aquaculture), security, Mandalika termasuk juga produk-produk pertahanan,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (3/9/2018).
Khusus untuk Aquaculture, nantinya Qatar berniat berinvestasi untuk membangun sebuah budi daya perairan di wilayah Banda Aceh. Menurutnya, wilayah Banda Aceh sangat menarik Qatar untuk berinvestasi karena melihat letak geografis dari daerahnya.
Selain itu, jarak antara Qatar dan Aceh juga dinilai sangat dekat dibandingkan daerah lain di Indonesia. Sehingga akan sangat memudahkan bagi Qatar untuk membawa produk jadi Aquaculture tersebut ke negaranya.
“Aquaculture kita bikin di Aceh. Aceh itu kan deket dengan Qatar sehingga paling cocok. Lahannya ada di Aceh di sana,” jelasnya.
Tak hanya investasi, Qatar juga berniat untuk mengimpor produk-produk Aquaculture dari Indonesia. Produk Aquaculture Indonesia sendiri dinilai sangat baik apalagi jika melihat wilayah Indonesia yang sebagian besar merupakan wilayah perairan.
“Kita juga akan memberikan kontribusi kesana (Qatar),” ucapnya.
Editor: Idul HM



























