Luhut Resmikan Perusahaan Nikel di Maluku Senilai 10 Miliar Dollar AS

Luhut Panjaitan Menko Kemaritiman

Jakarta, PONTAS.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan meresmikan permulaan pembangunan perusahan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park(IWIP), Maluku Utara. Proyek yang menelan US$10 miliar itu akan memproduksi nikel menjadi baterai litium.

“Ini proyek besar, seperti yang disampaikan tadi nilai investasi nya US$10 miliar dan proyek ini akan mulai dari nikel sampai kepada baterai litium. Artinya beberapa lapis sehingga nilai tambahnya untuk kita jadi lebih banyak,” ujar Luhut dalam keterangan resmi, Jumat (31/8).

Luhut berharap dengan adanya kawasan ini bisa memicu tumbuhnya industri-industri lain sehingga memberi nilai tambah. Pasalnya penyerapan stainless steel dalam negeri baru 20 ribu ton dari produksi jutaan ton.

“Ini berarti baru 1% dari produksi karena itu saya tadi mendorong Dirjen Perindustrian supaya kita bikin juga Industri yang membuat sendok serta peralatan makan, membuat casing dan sebagainya,” kata Luhut.

Kawasan industri yang berlokasi di Weda Bay, Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara ini merupakan kerjasama antara Eramet Group (Perancis) dan Tsingshan (Cina) bersama partner lokalnya PT ANTAM. IWIP adakah Kawasan Industri terpadu yang akan mengolah sumber daya mineral dari mulut tambang menjadi produk akhir berupa Baterai Litium dan Besi Baja.

Editor: Idul HM

Previous articleBegini Tanggapan Sandiaga soal Bebasnya Tuduhan Mahar 1 Miliar
Next articlePakar: Saat Ini Terjadi Ledakan Partisipasi Politik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here