Biaya Kampanye Pilpres Diusulkan Ditanggung Negara

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengusulkan pembiayaan kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) ditanggung negara.

Menurutnya, mekanisme penggunaan dana kampanye juga harus jelas agar tidak ada penyimpangan di lapangan.

“Yang saya katakan adalah, apabila pembiayaan politik itu kepada kandidat presiden tidak diambil-alih oleh negara, maka akan datang orang-orang yang menawarkan bantuan kepada kandidat,” kata Fahri di gedung DPR, Jumat (29/6/2018).

Dengan kondisi demikian, terang Fahri, maka kandidat yang akan mendapatkan tawaran fasilitas paling banyak adalah mereka yang sedang berkuasa.

Pasalnya, yang sedang berkuasa punya tanda tangan, punya kewenangan yang semua itu bisa menyebabkan terjadinya korupsi politik.

Diakuinya, metode penggalangan dana politik (Fund Rising Pilpres) yang dipaparkannya pada media itu, saat ini memang cukup rumit dan tidak mudah dipahami. Sehingga dirinya khawatir sejumlah media salah dalam mengutip pernyataannya.

 

Previous articleIndo Barometer: Hasil Hitung Cepat Tidak Jauh Berbeda Dengan Hasil Resmi KPU Jabar
Next articleDelegasi Cina Kunjungi Indonesia Bahas Pengelolahan Limbah Elektronik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here