Gubernur DKI Keluarkan Seruan Pemasangan Atribut Asian Games 2018

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jakarta, PONTAS.ID – Event olah raga internasional Asian Games 2018 belum begitu menggaung.

Hal ini, diyakini lantaran sosialisasi empat tahunan tersebut belum signifikan.

Padahal, pesta olahraga terbesar se-Asia itu sudah akan digelar di Jakarta dan Palembang dalam waktu kurang dari dua bulan lagi.

Menyikapi hal ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun mengeluarkan kebijakan dalam membantu publikasi Asian Games 2018 secara masif.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan secara khusus mengeluarkan seruan kepada para pengelola gedung di Ibu Kota, mulai dari gedung pemerintah pusat, daerah, pengelola pusat perbelajaan, restoran hingga tempat-tempat hiburan.

Dalam surat bernomor 8 Tahun 2018 tentang “Partisipasi untuk Menyukseskan dan Memeriahkan Asian Games”, Anies meminta agar mereka ikut berpartisipasi dengan cara menghias tempatnya dengan aneka atribut Asian Games.

Seruan tersebut juga berlaku untuk para pengelola destinasi wisata di seluruh wilayah Ibu Kota agar ikut memeriahkan pelaksanaan Asian Games 2108 ke-XVIII dengan beragam cara. Yakni, dengan cara memasang logo, maskot, spanduk, umbul-umbul, banner/billboard atau media sosialisasi lainnya.

Namun, terkait dengan bentuk dan konten yang akan dipublikasikan mereka terlebih dahulu harus menyesuaikan dengan ketentuan yang dipersyaratkan oleh Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) dan dapat diakses melalui portal: www.jakarta.go.id atau beritajakarta.id.

“Apabila terdapat hal-hal teknis yang ingin dikonsultasikan lebih detail dapat berkonsultasi dengan walikota dan bupati,” ucap Anies dalam surat yang ditanda tangani pada 7 Juni 2018 itu.

Di bagian akhir, orang nomor satu di DKI itu menyerukan agar himbauan tersebut mulai dilaksanakan pada 1 Juli 2018 atau awal bulan depan.

Diketahui, sebelumnya pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) selaku motor utama penyelenggara Asian Games dinilai tidak serius dalam melakukan sosialisasi.

Event bergensi itu malah disebut kalah jauh dengan promosi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin), yang bwgitu gencar mendeklarasikan dirinya sebagai Cawapres 2019.

Ketua Umum Asosiasi Magister Keolahragaan Indonesia (AMKORI), Wachid Sugiarto mengatakan, kampanye Asian Games 2018 kalah jauh dengan baliho Cak Imin.

“Sosialisasi biasa-biasa saja tidak greget sehingga tidak heran jika kalah dengan baliho Ketum PKB. Menpora itu kader PKB juga lho,” kata Wachid baru-baru ini.

Seharusnya, kata dia, sosialisasi melibatkan semua insan olahraga maupun masyarakat umum. Semua elemen komunitas kreatif juga perlu dilibatkan agar Asian Games ini bisa menjadi demam.

“Namun, jangankan demam Asian Games, suasana itu saat ini belum terasa. Masyarakat mungkin saja banyak yang tak tahu dengan event ini,” ungkapnya.

Previous articleHasil Quick Count LSI Pilgub Jatim Khofifah Ungguli Sementara Gus Ipul
Next articleKomisi III: Netralitas Polri di Pilkada Mutlak