Presiden Optimis Tol Gempol-Pasuruan Kurangi Biaya Logistik

Presiden Jokowi resmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi II (Rembang-Pasuruan), Jumat (22/6/2018)

Jakarta, PONTAS.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Gempol-Pasuruan Seksi II (Rembang-Pasuruan), Jumat (22/6/2018). Diresmikannya Jalan Tol Gempol-Pasuruan ini menyusul terbitnya Surat Keputusan Menteri PUPR tentang pengoperasian Jalan Tol tersebut.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa dengan diresmikannya Jalan Tol Gempol-Pasuruan, maka dari Merak hingga Pasuruan sudah terhubung dengan jalan tol. “Pada sore hari ini, Tol Gempol-Pasuruan (Seksi II) sepanjang 6,6 Km saya nyatakan resmi dibuka,” ujar Presiden meresmikan.

Selain itu, Presiden Jokowi menjelaskan bahwa pembangunan jalan tol, satu persatu telah diselesaikan. Menurutnya, jalan tol sangat krusial bagi pertumbuhan ekonomi karena dapat mempercepat arus distribusi barang dan jasa.

“Dengan adanya jalan tol ini, mobilitas orang, mobilitas barang, distribusi logistik, kemudian biaya logistik akan menjadi lebih murah karena lebih cepat,” jelasnya.

Arus Transportasi Barang
Hal senada diungkapkan oleh Direktur Teknik dan Operasi PT Jasamarga Gempol Pasuruan Ari Wibowo. Ia berharap dengan diresmikannya jalan tol ini dapat meningkatkan geliat ekonomi di Provinsi Jawa Timur.

“Kami berharap dengan diresmikannya Jalan Tol Gempol-Pasuruan ini dapat memberikan sumbangan bagi perkembangan ekonomi di Jawa Timur, khususnya Pasuruan dan sekitarnya, dan dapat berdampak positif bagi taraf kehidupan masyarakat di Jawa Timur,” harapnya.

Ari menjelaskan, Jalan Tol Gempol-Pasuruan dengan total panjang 34,15 Km dibagi menjadi tiga Seksi. Seksi I Paket A1 sepanjang 6,8 Km (Gempol Junction-Bangil) dan Seksi I Paket A2 sepanjang 7,1 Km (Bangil-Rembang) telah beroperasi pada tahun 2017. “Selanjutnya adalah Seksi II sepanjang 6,6 Km (Rembang-Pasuruan) yang diresmikan hari ini,” kata Ari.

Sedangkan Seksi III (Pasuruan – Grati), yang antara lain terdiri dari seksi IIIA sepanjang 4,5 Km (Pasuruan-Karang Pandan), Seksi IIIB sepanjang 6 Km (Karang Pandan-Rejoso), dan Seksi IIIC sepanjang 3,15 (Rejoso-Grati) masih dalam proses konstruksi.

“Jika sudah rampung seluruhnya, jalan tol yang menghubungkan daerah Gempol dan Kota Pasuruan ini akan dilengkapi dengan empat Gerbang Tol (GT), yakni GT Bangil, GT Rembang, GT Pasuruan, dan GT Grati,” imbuhnya.

Sebagai informasi, Jalan Tol Gempol-Pasuruan yang dikelola oleh anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk., PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) ini, tergabung ke dalam Proyek Jalan Tol Trans Jawa.

Jalan Tol Gempol-Pasuruan menjadi bagian dari akses penghubung antar kota utama di Jawa Timur, yakni Surabaya-Banyuwangi.

“Ruas Jalan Tol Gempol-Pasuruan memiliki nilai strategis bagi kelancaran arus transportasi barang dan jasa, serta diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa. Sebelumnya jalan tol ini menjadi jalan tol fungsional saat pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2018 lalu,” kata Ari.

Dalam meresmikan jalan tol sepanjang 6,6 Km ini, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Hery Trisaputra Zuna, dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani.

Editor: Hendrik JS

Previous articlePelaksanaan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM Ditunda
Next articleTrump Pertimbangkan Bertemu Putin pada Juli