Umat Kristen Diminta Bijak Gunakan Media Sosial Jelang Pilkada

Gomar-Gultom-Sekjen-PGI

Jakarta, PONTAS.ID – Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengimbau umat Kristen untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Pesan tersebut disampaikan PGI menjelang pelaksanaan pilkada serentak pada 27 Juni 2018 mendatang.

“Situasi saat ini menuntut kita memiliki daya kritis untuk memilah antara berita palsu atau bohong dengan berita sebenarnya. Tentang berita yang secara murni diberitakan atau berita yang disampaikan untuk membentuk opini bagi kepentingan politik tertentu,” ujar Sekretaris Jenderal PGI Gomar Gultom dalam keterangan pers, Jumat (22/6/2018).

PGI mengingatkan, selama Pilkada, publik akan dibanjiri dengan berbagai informasi, baik positif maupun negatif, melalui media sosial maupun media massa.

Menurut Gomar, harus disadari bahwa para kandidat dan pendukung bisa saja dengan sengaja memproduksi informasi palsu atau hoaks sebagai bagian dari kampanye.

Belum lagi media yang jelas memiliki afiliasi kepada kepentingan politik tertentu. Menurut Gomar, perlu kejelian dan kejernihan berpikir untuk memilah yang fakta dan yang fiksi, yang berdimensi pada kepentingan politik praktis.

“Merespon penyalahgunaan pemberitaan media massa dan media sosial, umat kristiani ditantang untuk membaca dan menggunakan media secara cerdas dan bijak,” kata Gomar.

Salah satu aspek negatif yang dikhawatirkan terjadi selama Pilkada adalah politisasi suku, agama dan ras (SARA). Instrumen SARA sering disalahgunakan untuk mendapatkan simpatik dan dukungan pemilih.

Namun, pada saat yang sama menimbulkan kebencian dan semakin memecah belah masyarakat.

Previous articleHasil Pertandingan Piala Dunia 2018 Kamis 21 Juni Malam
Next articleDKI Pastikan Pegawainya Bisa Mencoblos Saat Pilkada Serentak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here