Kementerian Pariwisata Terus Gencarkan Promosi Wisata di Luar Negeri

Deputi Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya

Jakarta, PONTAS.ID – Target 17 juta kunjungan wisatawan mancanegara yang ditetapkan Pemerintah Pusat di tahun 2018 membuat pihak Kementerian Pariwisata (Kempar) terus menggenjot promosi wisata di luar negeri. Berbagai program terus diupayakan maksimal untuk bisa menarik wisatawan untuk mau datang ke Indonesia salah satunya dengan terus mempromosikan 10 Bali baru yang diyakini akan bisa menarik wisatawan mancanegara untuk berlibur ke Indonesia.

“Ada beberapa negara yang potensial wisman bagi pasar pariwisata Indonesia, antara lain Tiongkok, India, Jepang, Amerika, dan negara-negara di Eropa. Hal ini dipengaruhi oleh kedekatan budaya serta daya tarik alam yang diminati wisatawan. Oleh karena itu segala metode kita coba untuk bisa menjaring mereka ke Indonesia salah satu cara mungkin dengan pengiriman misi penjualan, melaksanakan dan atau mengikuti festival, pameran, wisata pengenalan (famtrip) dan kerjasama terpadu serta memperbanyak iklan pariwisata baik di lokasi sibuk dibeberapa negara atau memasang iklan berjalan seperti dikereta/kendaraan umum,” kata Deputi Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata, Nia Niscaya dalam rilis yang diterima PONTAS.id, Jakarta, Kamis, (7/6/18).

Ditambahkan Nia, pemerintah kini juga lebih memprioritaskan promosinya kepada negara-negara potensial penyumbang kunjungan wisman terbanyak macam Tiongkok, India, Arab Saudi dan beberapa negara di Asia dan Eropa Lainnya.

“Kita memang berusaha memilih negara-negara potensial penyumbang kunjungan warga negaranya ke Indonesia. Selain itu kita juga terus berupaya mendekati beberapa maskapai untuk membuka penerbangan langsung ke destinasi yang kita promosikan itu atau mrmperbanyak carter flights untuk bisa menjaring mereka,’ katanya.

Kempar juga mempersiapkan destinasi potensial untuk menjaring wisman dari pasar (originasi) utama ini yakni; Great Jakarta; Great Bali; Great Kepri; Joglosemar (Yogyakarta Solo, dan Semarang); Bunaken – Wakatobi, Raja Ampat, Medan, Lombok, Makassar, Bandung, dan Banyuwangi” lanjutnya.

Selain mengenjot promosi melalui media konvesional, Kempar juga kini terus menggencarkan promosinya ke luar negeri melalui cara digital seperti pemanfaatan media sosial.

“Pemasaran secara digital juga terus kita gencarkan seperti tahun-tahun sebelumnya yakni dengan menjual Keindahan pariwisata Indonesia melalui media digital seperti Google, Facebook, Instagram, dan TripAdvisor.” katanya.

“Yang pasti untuk promosi kita berusaha semaksimal mungkin termasuk akan berusaha maksimal melakukan promosi untuk ajang Asian Games 2018 yang akan digelar Agustus yakni dengan mempersiapkan destinasi yang dekat dengan lokasi event baik di Jakarta maupun Palembang,” tutupnya.

Previous articleSurvei Indikator Unggulkan Ridwan Kamil
Next articleRAPN 2019, Minyak Mentah Dipatok USD 60-70 per-Barel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here