Kementerian Pariwisata Luncurkan Indonesia Muslim Travel Index

Kemenpar meluncurkan program Indonesia Muslim Travel Index

Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerjasama dengan Crescentrating Mastercard meluncurkan program Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) dengan pemukulan gendang bersama di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta.

Pemukulan gendang dilakukan Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Kepala Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Kadis Pariwisata Sumbar dan NTB.

Staf Ahli Menteri untuk multiculturalisme, Esthy Reko Astuty mengatakan, peluncuran program IMTI bertujuan untuk menentukan peringkat destinasi di Indonesia yang paling ramai terhadap wisatawan muslim dengan berbagai kriteria yang sudah ditetapkan.

“Program IMTI sekaligus sebagai pemicu kita bertekad memenangkan sebagai destinasi halal terbaik dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI) pada tahun 2019,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam rilis yang diterima PONTAS.id, Jakarta, Kamis, (7/6/18).

Peluncuran IMTI ini dalam rangka meningkatkan destinasi pariwisata di Indonesia agar lebih moslem friendly. Peluncuran IMTI selaras dengan Indonesia yang saat ini berada di peringkat dua sebagai destinasi halal dunia versi GMTI 2018 atau naik satu tingkat dari tahun lalu di posisi ketiga.

“Posisi Indonesia di peringkat dua tahun ini bersama dengan Uni Emirat Arab. Peringkat pertama ditempati Malaysia. Kita akan mengalahkan Malaysia pada GMTI 2019, Indonesia akan ada di posisi pertama,” ujarnya.

Program IMTI merupakan upaya meningkatkan komiten antara Pemerintah Pusat (Kemenpar) dengan Pemerintah Daerah atau dinas pariwisata daerah maupun stakeholder terkait untuk mengembangkan pariwisata halal di berbagai destinasi di Indonesia.

Hal ini bertujuan agar dapat memudahkan wisatawan muslim baik mancanegara maupun Nusantara untuk mendapatkan fasilitas yang dibutuhkan seperti rumah makan bersertifikat halal, sarana ibadah mesjid atau mushola yang bersih, dan toilet yang berstandar halal.

Dalam laporan GMTI tahun 2000 terdapat 25 juta wisatawan muslim di seluruh dunia meningkat menjadi 131 juta wisatawan muslim 2018 dan diperkirakan akan meningkat menjadi 220 juta pada tahun 2020. Tahun ini Top 9 GMTI 2018 adalah Malaysia, Indonesia dan UAE, Turki, Arab Saudi, Singapura, Qatar,Bahrain, Oman dan Maroko.

Previous articleDPR Ingatkan Pemerintah Tak Boleh Abaikan Nasib Honorer
Next articlePSI Puji Keberanian Via Vallen Soal Kasus Pelecehan Seksual