Kemenpar Apresiasi Perhelatan Guan Siau di Sulut

Dadang Rizki Ratman, Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Kementerian Pariwisata

Jakarta, PONTAS.ID – Kementerian Pariwisata RI mengapresiasi perhelatan Guan Siau di Sulawesi Utara. Dadang Rizki Ratman, Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Kementerian Pariwisata menjelaskan, event adalah bagian dari promosi pariwisata.

Merupakan bagian dari tiga strategi promosi yakni branding, advertising dan selling. Selling ini yakni menjual festival atau karnaval seperti Guan Siau adalah cara cepat untuk mendatangkan wisatawan

“Kami imbau seluruh kota Kabupaten harus punya kalender event dan siapkan top eventnya,” kata Dadang selaku Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Kementerian Pariwisata dalam rilis yang diterima PONTAS.id, Jakarta, Selasa, (22/5/18).

Siapkan event waktu, dan tempatnya jelas.Terserah Kota/Kabupaten untuk berkreasi. Guan Siau misalnya merupakan event Budaya. Bisa juga mengandalkan potensi alam, seperti bunga di Kota Tomohon. Ada lagi event olahraga, bikin Tour bersepeda, atau lari maraton. “Supaya kita (Kemenpar) promosinya jelas,” kata dia.

“Ini cara singkat untuk mendatangkan wisatawan, entah mengangkat kultur, olahraga terserah daerahnya,” ungkapnya.

Apresiasi Kementerian Pariwisata pun sudah diwujudkan dengan bantuan dana Rp 31 miliar untuk Provinsi Sulut. Dana ini akan digunakan 3 program yakni promosi, fasilitasi DAK dan Peningkatan kapasitas SDM. “Ini cara singkat untuk mendatangkan wisatawan, entah mengangkat kultur, olahraga terserah daerahnya,” ungkapnya.

“Kami melihat potensi seluruh Indonesia begitu ada komitmen memajukan pariwisata seperti Gubernur Olly maka Kementerian memberikan penilaian khusus. Bisa sinergi antara pusat provinsi kab kota. Mengembangkan pariwisata,” kata dia.

Di Provinsi Sulut, Kota Manado jadi prioritas karena Manado dari segi fasilitas sudah memadai seperti bandara dan hotel relatif lengkap, jika turis datang sudah siap. Sekitar Manado mudah mudahan bisa menata kesiapan begitu meningkat kunjungan wisatawan seperi Minahasa Utara, Bitung dan Tomohon.

“Bupati walikota segera siapkan destinasinya karena akan ada peningkatan dua kali lipat, Sulut sudah lebih dikenal, karena promosi sudah banyak,” ungkapnya.

Previous articleGandeng BRI, Kementerian PANRB Tak Perlu Nombok Lagi
Next articleTaufik Kurniawan: Pemerintah Harus Maksimalkan Peran Kemenpar