Beberapa Macam Hal Pertengkaran di Awal Pernikahan

Ilustrasi Pertengkan Awal Menikah

Jakarta, PONTAS.ID – Awal pernikahan adalah masa di mana kamu dan pasanganmu mengalami proses penyesuaian karena baru saja tinggal bersama. Setelah sebelumnya pacaran, kamu pasti akan menemukan karakter-karakter baru yang tidak kamu temukan saat kamu menikah nanti. Pasanganmu akan mengeluarkan sisi yang sebenarnya dari dirinya yang harus siap kamu terima apa adanya.

Untuk itu, selama masa penyesuaian tersebut, kamu setidaknya pasti memiliki beberapa pertengkaran ini diantara salah satunya di tahun pertama pernikahanmu. Bukan berdampak negatif, pertengkaran ini bisa membuatmu semakin mengenal siapa pasanganmu.

Pertengkaran tentang keuangan, Karena kamu sudah tidak lagi sendiri, soal uang juga pasti kamu butuh diskusi. Kamu setidaknya perlu bertengkar dengan pasanganmu tentang bagaimana kalian akan mengelola uang kalian. Berapa persen untuk kebutuhan rumah tangga, berapa persen untuk tabungan dan berapa persen untuk hiburan. Semuanya harus jelas dan transparan agar hidupmu juga jelas.

Pertengkaran tentang keluarga masing-masing, Menikah bukan hanya antara kamu dan pasanganmu saja, tapi juga dengan keluarga masing-masing. Di tahun pertama, setidaknya kamu harus bertengkar dengan pasanganmu tentang bagaimana prilaku keluarga masing-masing pada pasanganmu. Jika saudaramu tidak cocok dengan pasanganmu, maka kamu harus mencari cara agar mereka jadi cocok. Yang jelas, kamu harus menyatukan keluargamu dengan pasanganmu dan sebaliknya.

Pertengkaran tentang kebersamaan, Kamu setidaknya harus pernah bertengkar dengan pasanganmu tentang masalah kebersamaan ini. Jangan sampai kamu dan pasanganmu mengalami konflik komunikasi yang pelik hanya karena kalian ingin bersama tapi tidak punya cukup waktu. Entah kamu dan pasanganmu, kalian pasti memiliki aktivitas pekerjaan yang berbeda. Hal itu harus bisa kamu diskusikan dengan baik dengan pasanganmu.

Pertengkaran tentang jatah liburan, Jangan sampai sibuk bekerja membuatmu dan pasanganmu lupa beristirahat. Kalian perlu mempererat hubungan dengan mengadakan liburan paling tidak setahun sekali sebagai refreshing dari aktivitas masing-masing. Dengan adanya pertengkaran ini, kamu dan pasanganmu akan bisa lebih dekat karena rencana liburan di tengah sibuknya pekerjaan.

Pertengkaran tentang batasan yang tidak bisa dilakukan, Kamu harus mengetahui sampai dimana batasan yang disetujui atau tidak oleh pasanganmu. Sebagai contoh tentang caramu berpakaian atau tentang jam pulang malam. Semuanya harus kamu konfirmasikan dengan pasanganmu. Kamu bisa melakukan pertengkaran ini agar membuatmu lebih bisa jadi suami atau istri yang baik.

Pertengkaran tentang privasi, Privasi seperti apa yang ingin kamu miliki dengan pasanganmu, semua itu harus dibicarakan dengan jelas. Apakah kamu boleh melihat handphonenya atau sebaliknya atau tidak. Faktanya, masalah privasi ini termasuk dalam masalah penting dalam pernikahan. Asal kamu memiliki kesepakatan yang jelas, maka semua akan baik-baik saja.

Semua pertengkaran adalah pertengkaran berdampak positif yang bisa membuat pernikahanmu dan pasanganmu lebih jelas dan transparan. Kamu tentu ingin lebih mengenal pasanganmu, jadi sebaiknya kamu melakukan pertengkaran-pertengkaran di atas agar bisa mengenalnya lebih baik lagi.

Previous articlePeringati Hari Kartini, Menkes Nila: Perempuan Harus Punya Bekal Sehat
Next articleAsian Games 2018, Menhub Optimis LRT Palembang Sesuai Jadwal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here