Jakarta, PONTAS.ID Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengimbau kepada masyarakat mampu untuk tidak menggunakan tabung Liquified Petroleum Gas (LPG) 3 Kg yang disubsidi Pemerintah dan beralih ke tabung LPG 5,5 kg dan 12 kg.
“Saya menghimbau, LPG 3 Kg (Elpiji Melon) itu diperuntukkan saudara-saudara kita yang masih kurang beruntung. Masa ada foto orang naik Pajero beli LPG 3 kg. Empatinya kan sudah kurang ini,” kata Jonan saat meninjau PLN Area Pengatur Beban Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jateng (18/4/2018) lalu.
Untuk itu, Jonan meminta Pertamina untuk menertibkan adanya penyalahgunaan LPG 3 kg, khususnya jelang Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini.
“Pertamina sudah bilang sama saya mau menertibkan yang oplosan. Beli LPG 3 kg dioplos jadi 12 kg. Tidak boleh itu,” tegas Jonan.
Sementara itu terkait rencana distribusi tertutup LPG 3 kg, Jonan menyampaikan rencana tersebut masih terus dikaji.
“Saya kira persiapannya panjang. Setiap daerah yang pasok LPG 3 kg itu wilayahnya luas sekali, dengan kondisi wilayah geografis yang berbeda-beda. Mungkin butuh waktu sekitar 1-2 tahun untuk persiapan,” pungkas Jonan, seperti dilansir esdm.go.id.
Editor: Hendrik JS




























