Kemenristekdikti Diminta Jangan Buru-buru Impor 200 Dosen

ilustrasi dosen asing

Jakarta, PONTAS.ID – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) agar tidak terburu-buru mendatangkan ratusan tenaga dosen asing.

Bambang mengatakan hal itu menanggapi rencana Kemenristekdikti mendatangkan sekitar 200 dosen asing untuk mengajar di perguruan tinggi di Indonesia.

Rencana Kemenristekdikti mendatangkan ratusan dosen asing, merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Bamsoet, panggilan akrabnya berpendapat, sebaiknya Kemenristekdikti melakukan pemetaan lebih dahulu terhadap persoalan, kondisi dan kebutuhan di setiap perguruan tinggi di Indonesia.

“Banyaknya dosen asing yang mengajar di Indonesia, dengan pendekatan ideologi yang belum tentu sama dengan Pancasila, dikhawatirkan akan berdampak terhadap ketahanan nasional,” kata Bamsoet dalam keterangan pers, Minggu (15/4/2018).

Kemenristekdikti juga diingatkan soal masih timpangnya keberadaan tenaga dosen dan non-dosen di perguruan tinggi di perkotaan dan daerah-daerah di Indonesia.

Bamsoet menyarankan Kemristekdikti untuk mengadakan rapat bersama dengan Forum Rektor Indonesia dan Asosiasi Dosen Indonesia (FRI dan ADI), guna mencari masukan dan mengkaji kembali rencana mendatangkan ratusan tenaga dosen asing.

“Perlu ada musyawarah dengan FRI dan ADI, agar rencana Kemenristekdikti itu tidak menimbulkan permasalahan baru,” katanya.

“Berikan dukungan dan pelatihan dosen secara berkala, sehingga perguruan tinggi di Indonesia dapat fokus dalam pengembangan riset di internal kampus serta menghasilkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan zaman,” katanya.

Sebelumnya, Menristekdikti Muhammad Nasir mengatakan, pemerintah berencana mendatangkan 200 dosen dari mancanegara untuk meningkatkan reputasi pendidikan nasional di bidang riset dan teknologi.

Previous articleDPR Kecam Serangan Brutal ke Suriah
Next articleSituasi Memanas, WNI Diimbau Tak Berkunjung ke Suriah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here