PAN Setuju Pilkada Dikembalikan ke DPRD

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Pemerintah bersama DPR sepakat untuk mengkaji ulang sistem pilkada langsung. Partai Amanat Nasional (PAN) sepakat dengan wacana tersebut.

Ketum PAN Zulkifli Hasan mengatakan, di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), DPR sudah sepakat menggunakan sistem pemilihan melalui DPRD. Namun kesepakatan itu batal karena SBY mengeluarkan Perppu.

“Dulu sudah semuanya oleh DPRD kan,di DPR sudah setuju. Cuma SBY keluarkan Perppu. Jadi saya kalau dikembalikan ke DPRD, oke,” kata Zulkifli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (10/4/2018).

Zulkifli menyetujui sistem pemilihan tidak langsung dengan pertimbangan yang lebih murah.

“Karena kalau begini caranya tidak usah OTT, tangkap saja semua. (Kemudian) biayanya mahal, Jatim-Jateng-Jabar berapa saksinya, 90 ribu orang (biayanya mencapai) ratusan miliar. Negara nggak jamin kan,” sambung Ketua MPR ini.

Dia mengatakan sistem pemilihan kepala daerah memang perlu diperbaiki. “Jadi sistemnya harus diperbaiki, kalau tidak diperbaiki kan begini terus,” tuturnya.

Previous articlePerkuat Kerja Sama, Bahrain Buka Kedubes di Indonesia
Next articlePemerintah Optimis GDP 2019 Meningkat Signifikan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here