JK: Volume Perdangan RI-Afrika Meningkat Hingga 15,25 Persen

Wakil Presiden, Jusuf Kalla.

Jakarat, PONTAS.ID – Volume perdagangan antara Afrika dan Indonesia pada 2017 telah mencapai US$884 miliar, atau mengalami peningkatan 15,25 persen dibandingkan 2016.  Hal ini diungkapkan wakil  Presiden Jusuf Kalla  dalam pidato pembukaannya di acara Indonesia-Africa Forum (IAF) 2018, di Nusa Dua, Bali, Selasa (10/4).

Wapres mengakui, dalam hal besaran angka, jumlah itu memang masih kecil, tetapi menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif dan signifikan.

Sebagai contoh, ia memaparkan, pada 2017, perdagangan Indonesia dengan Liberia meningkat 284 persen, Komoro meningkat 268 persen, Gabon meningkat 215 persen, Togo meningkat 105 persen, Burundi meningkat 105 persen, dan Cabo Verde meningkat 100 persen.

Indonesia membutuhkan minyak mentah, kapas, biji kakao, dari Afrika, dan Afrika membutuhkan minyak sawit, kendaraan bermotor, serta tentu saja mie instan Indonesia yang sangat populer, Indomie,” ujar Wapres

Investasi juga mulai tumbuh. Lebih dari 30 perusahaan Indonesia beroperasi di Afrika, dalam sektor farmasi, tekstil, energi, dan lain-lain. Adapun, investasi Afrika di Indonesia pada 2017 telah mencapai US$1,28 miliar.

“Sehingga, saya ingin menyampaikan salam dalam gaya Wakanda, namun tidak dengan mengatakan “Wakanda Forever”, tetapi dengan mengatakan “Indonesia-Afrika Forever!” tandas Wapres JK.

Editor: Idul HM

 

Previous articleZumi Zola Ditahan, PAN: Dia Kader Muda Berprestasi
Next articleHarga Tiket Persija vs JDT Rp75 Ribu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here