DPR: Cegah Penyebaran Ujaran Kebencian Dalam Medsos

Hate Speech (ist)

Jakarta, PONTAS.ID – Penyebaran ujaran kebencian yang kerap muncul di dalam sejumlah media sosial perlu untuk benar-benar diantisipasi dan dicegah agar tidak berkembang dan menimbulkan bibit-bibit seperti terorisme.

“Yang harus diwaspadai adalah bibit-bibit teror sejak dini. Ini harus diawasi dari medsos. Ujaran kebencian juga bisa jadi bibit terorisme,” kata Anggota Komisi III DPR RI Anwar Rachman dalam keterangan pers, Jumat (6/4/2018).

Untuk itu, ujar dia, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga diharapkan dapat jeli dalam mengamati pergerakan ujaran kebencian yang tersebar di dunia maya melalui berbagai medsos.

Politikus PKB itu berpendapat, pergerakan dalam medsos perlu diamati sejak dini, agar potensi paham radikalisme tidak berkembang dan berujung pada aksi terorisme.

Selain itu, Anwar juga menginginkan adanya sosialisasi masih ke berbagai sekolah dan pesantren sebagai bagian dari program kontraterorisme nasional.

Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Kombes Polisi Irwan Anwar mengatakan bahwa isu ujaran kebencian bernuansa SARA di media sosial pada rangkaian Pilkada Serentak 2018 mengalami tren kenaikan.

“Kejahatan ujaran kebencian yang berkonten SARA meningkat dan lebih banyak,” kata Irwan di Jakarta, Rabu (28/3).

Selain penyebaran isu ujaran kebencian bernuansa SARA, lanjut dia, kasus penghinaan dan pencemaran nama baik juga meningkat daripada saat tidak ada pilkada.

Previous articleMaking Indonesia 4.0 Penentu Utama Perkembangan IKM Nasional
Next articleSingapura Cepat Realisasikan Program Kapal Pesiar yang Dikembangkan Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here