Menanggapi Penyelam Turis Asing Soal Sampah, Pastika: Itu Berlebihan

Gubernur Bali Made Mangku Pastika

Bali, PONTAS.ID – Video seorang turis bernama Rich Horner yang sedang menyelam dengan kondisi laut penuh plastik di Bali viral di media sosial. Merespons hal itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika menilai apa yang dituduhkan turis tersebut berlebihan, namun harus dijadikan inspirasi kita untuk introeksi diri.

“Saya sudah lihat video itu, tapi rasanya itu berlebihan. Enggak begitu amatlah. Ini bukan berarti kita salahkan dia, terapi ini bentuk introspeksi untuk kita. Mari kita terus bersih-bersih sampah, termasuk di pantai,” kata Pastika selaku Gubernur Bali, Bali, Kamis, (15/3/18).

Menurut Pastika, sampah plastik yang melimpah di laut Bali berasal dari sampah kiriman dan dari kapal-kapal yang kerap membuang sampah di tengah laut. “Untuk masalah sampah plastik, karena perilaku yang tidak disiplin, ada juga sampah kiriman. Dan juga ditengarai dari kapal-kapal penyeberangan yang membuang sampah di laut,” tambahnya.

Pastika menambahkan, Pemprov Bali tengah mempelajari solusi untuk mengurangi masalah sampah plastik tersebut. Ia juga berharap ke depan, laut Bali tak lagi jadi sasaran provinsi yang identik dengan sampah plastik.

Ia juga menambahkan, pihaknya berjanji akan menindak tegas apabila ditemukan kapal-kapal yang secara sengaja membuang sampah di tengah laut. Dia berharap Dinas Perhubungan bisa bekerja sama dengan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) untuk teknis masalah tersebut.

“Kami sedang mempelajari bagaimana mencegah sampah itu ke laut karena Bali tidak boleh terus menerus dibuat isu tentang sampah. Tentu akan ada tindakan tegas kalau ketahuan mereka betul-betul buang sampah di laut, saya kira Dishub bisa bekerja sama dengan ASDP untuk itu,” tandas Pastika.

Video viral itu diunggah Rich Horner karena kecewa dengan kondisi laut di Bali. Dalam video berdurasi sekitar dua menit itu, terlihat Horner menyelam di antara plastik-plastik di laut.

Beberapa ikan, ubur-ubur dan ikan pari nampak berseliweran di antara banyaknya sampah plastik yang melayang di tengah laut. Video yang diunggah pada Sabtu (3/3) itu diambil di Manta Point, tempat favorit para wisatawan untuk diving yang terletak di Nusa Penida, Bali.

Previous articleDihukum 15 Tahun Penjara, Mantan Ketua PARFI Keberatan
Next articleUlama Probolinggo Wajibkan Santrinya Menangkan Gus Ipul-Puti di Pilgub Jatim