Tidak Butuh Waktu Lama, Taksi Pesawat Siap Mengudara

Stratolaunch Systems Corp

London, PONTAS.ID – Stratolaunch, pesawat milik Paul G Allen Company (Stratolaunch Systems Corp) disebut sebagai taksi berbentuk pesawat terbesar di dunia. Meski belum mengudara, namun uji coba stratolaunch terus dilakukan.

25 Februari lalu, Stratolaunch kembali melakukan uji coba. Hasil ujitu coba menunjukkan, tidak butuh waktu lama taksi pesawat ini bakal siap mengudara. Stratolaunch memiliki badan lebih dari dua kali pesawat. Lebar sayapnya selebar 117 meter, merupakan terluas di dunia.

Dikutip dari sportouriusm, Stratolaunch memiliki berat 227 ton dan bisa membawa muatan hingga 250 ton. Pesawat ini direncanakan akan mengangkut peluncur roket dan satelit yang menuju ke orbit bumi yang rendah.

Pesawat ini menyerupai dua pesawat tempur gabungan yang dihubungkan oleh sayap tengah. Menggunakan enam mesin boeing 747 dan memiliki dua badan pesawat terbang. Badan pesawat sebelah kanan ditempati awak pesawat.

Sementara sistem data penerbangan berada di sebelah kiri pesawat. Sayap tengah menggabungkan antara badan pesawat membantu menstabilkan pesawat terbang dan berfungsi sebagai titik tumpu. Stratolaunch pertama kali meninggalkan hanggarnya pada Mei 2017.

Pada September, mesin pesawatnya diuji untuk kali pertama. Pesawat itu melaju di landasan pacu Mojave Air & Space Port, California pada Desember 2017 dengan kecepatan pacu 64 km/jam. Pada uji coba yang dilakukan 25 Desember lalu, Stratolaunch mencapai kecepatan 76 km/jam.

Pencapaian ini membawa Stratolaunch satu langkah lebih dekat untuk lepas landas dan mulai mengudara. Jika semua berjalan sesuai rencana, tahun depan, pesawat ini sudah bisa diterbangkan.

Perwakilan Stratolaunch Systems Corp memprediksi pesawat ini bisa dioperasionalkan akhir dekade ini atau 2020.

Previous articleDisemprit DPRD DKI Soal Tower Mikrosel, Begini Jawaban Satpol PP
Next articleMenteri BUMN Didesak Segera Ganti Direksi Waskita