Tingkatkan Perekonomian, Sektor Pariwisata Jadi Unggulan

Menteri PPN/ Kepala Bappenas, Bambang Broedjonegoro

Jakarta, PONTAS.ID – Sektor pariwisata diyakini dapat memperkuat nilai rupiah ke depan, secara permanen. sebab pariwisata merupakan bagian dari ekspor jasa. Hal ini disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Broedjonegoro.

Menurut Bambang, ekspor jasa dinilai berpengaruh terhadap defisit transaksi berjalan (Current Account Deficit/CAD) Indonesia.

“Di neraca jasa, Indonesia punya ekspor jasa di situ pariwisata menjadi sektor prioritas pemerintah yang gencar di promosikan. Turisme itu ekspor jasa untuk perkuat rupiah secara permanen,” ujarnya di acara Serah Terima Pelaksana Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) di Jakarta, Kamis (8/3/2018).

Efek Berganda
Bambang menambahkan, selain promosi, tingkat kesadaran dari daerah dengan potensi yang dimiliki dalam pengembangan sektor pariwisata juga dibutuhkan.

Dia pun menghimbau agar daerah-daerah memanfaatkan potensi pariwisatanya agar memberi efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian masing-masing daerah.

“Pariwisata multiplier effect-nya banyak, daerah harus investasi entah dengan APBD atau mengundang swasta. Investasi di bidang pariwisata penting terutama untuk daerah,” katanya.

Bambang juga mengingatkan, bahwa pertumbuhan pariwisata Indonesia tidak terlalu tinggi dibandingkan dengan Jepang tidak lain karena Indonesia masih bergantung pada pariwisata Bali. “Oleh karena itu, saat ini pemerintah membangun 10 Bali baru. Tapi, itu rencana yang butuh waktu,” imbuhnya.

Editor: Hendrik JS

Previous articlePemerintah Turunkan Pajak UMKM 0,5 Persen
Next articleDPR Minta Bentuk TGPF Usut Kekerasan Terhadap Ulama