Jakarta, PONTAS.ID – Sekjen Partai Persatuan Pembangunan ( PPP) Arsul Sani mengatakan partainya belum mau membahas sosok yang mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019.
Partainya kata Arsul, tetap menyerahkan kebebasan kepada Jokowi untuk memilih calon wakil presiden, “Kami tidak mau ikut ‘ge er’ mengusulkan ketua umum untuk jadi cawapres,” kata Arsul saat di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (17/2/2018).
Dijelaskan Arsul, terkait pertemuan antara Ketua Umum PPP Romahurmuziy dan Presiden Joko Widodo, dalam beberapa acara terjadi secara kebetulan, “Ini kan ibarat pengantin, enggak bisa kami paksa. Tapi sebagai partai (PPP) belum mengambil keputusan untuk mencawapreskan Pak Romi,” kata Arsul.
Dorongan Kader PKB
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengaku kader PKB mendorong dirinya sebagai calon wakil presiden mendampingi Jokowi, “Aspirasi berkembang, kader PKB ingin saya cadi cawapres Pak Jokowi,” kata Muhaimin, usai konsolidasi PKB se-Jatim di Surabaya, Jumat (16/2/2018).
Pihaknya Saat ini kata Cak Imin terus berkonsultasi dengan para kiai Nahdatul Ulama (NU), untuk dibahas di musyawarah pimpinan nasional PKB tahun depan, “Aspirasi ini akan dibahas melalui mekanisme partai di forum Muspimnas (Musyawarah Pimpinan Nasional) PKB dan diputuskan awal Juni 2019,” kata Cak Imin.
Editor: Hendrik JS



























