Jakarta, PONTAS.ID – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menyanyikan lagu ‘Potong Bebek Angsa’ dengan mengubah lirik menjadi bernada Pilpres 20119.
Salah satu parpol Koalisi Jokowi PKB menganggap Fadli Zon sedang melawak.
“Lucu bang Fadli Ha. ha.. haha,” kata Wasekjen PKB Daniel Johan, Rabu (19/9/2018).
Daniel menegaskan kinerja Presiden Joko Widodo sesuai jalur dan tertata. Tak ada paksa-memaksa memimpin negara dua kali seperti dalam lirik yang Fadli tulis.
“Secara umum Pak Jokowi on the track kok dan tidak ada urusannya dengan maksa-memaksa, apalagi takut,” kata Daniel.
“Sepenuhnya rakyat yang berdaulat dan menentukan dan terbukti mayoritas rakyat mencintai Pak Jokowi,” tegas Daniel.
Fadli Alami Depresi
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi KSP Ali Mochtar Ngabalin mengkritik Fadli.
“Ketahuan kalau masa kanak-kanaknya mengalami depresi, yang lebih kreatif agar publik dan rakyat Indonesia bisa mendapatkan pencerahan dari seorang pemimpin dan wakil rakyatnya di DPR RI. Ini momentum yang pas untuk para politisi yang berintegritas dalam mengaplikasikan semua potensinya pada upaya-upaya mebcerahkan masyarakat pemilih,” kata Ngabalin
Menurut Ngabalin, tak layak seorang pimpinan DPR mengubah lirik lagu anak-anak menjadi politis. Bagi Ngabalin yang dilakukan Fadli tak bermoral.
“Lirik dan contekan serta syair lagu ini pun diubah semau perutnya, tidak patut dilakukan oleh seorang anggota DPR RI yang terhormat, apalagi Fadli Zon kan pimpinan, tidak patut dan sangat tidak bermoral bagi anak-anak melayu yang berperadaban,” ujar Ngabalin.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bernyanyi ‘Potong Bebek Angsa’ di Twitter. Dia mengubah lirik lagu anak-anak tersebut menjadi bernada Pilpres 2019.
Berikut ini lirik ‘Potong Bebek Angsa’ yang diubah Fadli Zon:
Potong bebek angsa
Masak di kuali
Gagal urus bangsa
Maksa dua kali
Takut diganti
Prabowo-Sandi
Lalalalalala lalalala




























