Tempat Ilegal Pengiriman TKI Di Gerebek

Ilustrasi TKI Ilegal

Jakarta, PONTAS.ID – Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Restu Putri Indonesia di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur, Kamis (18/1/18) malam di grebek Bareskrim Polri dan Kemenaker. Balai Latihan Kerja tersebut berlokasi di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur. Penggerebekan itu dilakukan setelah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bandung Barat melaporkan adanya rencana pengiriman TKI ilegal ke Timur Tengah.

Meski belum ada yang ditahan, tim masih menelusuri agen penyalur yang diduga menjadi bagian sindikat perdagangan orang. Selanjutnya, 98 orang TKI ilegal ini akan di BAP dan didata untuk nantinya dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing. Hasilnya, sebanyak 88 orang calon TKI ilegal dievakuasi dari lokasi tersebut. Dari jumlah itu, ada sebagian warga asal Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kepala Seksi Perluasan dan Penempatan Tenaga Kerja pada Disnakertrans Kabupaten Bandung Barat, Sutrisno mengatakan, para korban tergiur setelah digoda bisa bekerja di luar negeri tanpa tahapan seleksi. Namun, syaratnya harus membayar uang sebesar Rp 10 juta.

Menurut Sutrisno, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan salah satu suami korban asal KBB bernama Hermawan. Ia mengatakan, ada sekitar 8 orang perempuan dari Kecamatan Saguling yang hendak pergi bekerja di Timur Tengah. Namun, saat ditanya mengenai sponsor yang memberangkatkan para calon TKI ini tidak jelas. Terlebih, Pemkab Bandung Barat sudah mewanti-wanti warga Saguling untuk tidak menjadi TKI.

“Para korban ini diberangkatkan oleh sponsor, tapi sponsornya tidak tahu dari mana. Ini sudah masuk usaha percobaan perdagangan manusia atau trafficking,” kata Sutrisno selaku Kepala Seksi Perluasan dan Penempatan Tenaga Kerja pada Disnakertrans Kabupaten Bandung Barat, Jakarta, Jumat, (19/1/18).

Setelah mendapat laporan keluarga korban, Sutrisno segera mengambil tindakan dengan langsung menghubungi Dirjen Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PTKLN) RI. Kemudian tim satgas TKI Kemenaker mendatangi alamat penampungan TKI ilegal yang sudah dikirimkan pihak Disnakertrans Bandung Barat.

Total korban berjumlah 88 orang yang berasal dari berbagai daerah ini sudah dititipkan di rumah aman Kementerian Sosial. “Dari 88 orang ini, kami masih merinci berapa orang yang berasal dari Bandung Barat,” ujarnya.

 

Kondisi tempat penampungan tersebut masih dalam kategori layak, tidak ditemukan sampah berserak. Kamar-kamar tempat para tenaga kerja menginap juga masih dalam kondisi relatif bersih. Dalam beberapa kamar di bangunan tersebut, tampak ransel dan koper yang masih berisi pakaian.

Previous articleZulkifli Terjerat SARA, Kapolri: Bukan Kriminalisasi Ulama
Next articleRyamizard Ryacudu: 4 Isu Keamanan Kawasan Regional yang Dihadapi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here